ANALITIKNEWS.COM – Samarinda Festival 2025 resmi dibuka oleh Wali Kota Andi Harun di Halaman Parkir GOR Segiri, Jalan Kusuma Bangsa, pada Rabu (30/4/2025).
Dalam pidatonya, Andi Harun mengingatkan bahwa Samarinda adalah rumah bagi semua warganya, tanpa memandang perbedaan suku, bahasa, maupun budaya.
Ia mengingatkan bahwa meskipun masyarakat Samarinda berasal dari berbagai latar belakang, semua memiliki satu tujuan untuk membangun kota bersama.
“Samarinda bukan hanya kota tetapi rumah bagi semua. Kita berbeda suku, bahasa, budaya, tetapi kita satu tekad membangun kota ini bersama,” kata Andi Harun dalam sambutannya.
Andi Harun secara simbolis mengaitkan filosofi tanaman padi sebagai gambaran karakter masyarakat ideal: rendah hati, tangguh, dan penuh rasa syukur.
“Padi tumbuh menunduk saat berisi. Itu mengajarkan kita untuk tidak tinggi hati saat berhasil inilah sikap yang perlu kita rawat dalam membangun kota,” katanya.
Lebih lanjut, Andi Harun menjelaskan posisi strategis Samarinda sebagai Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur.
Dengan pertumbuhan ekonomi yang menembus 8,64% pada triwulan III 2024 dan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri, ia menekankan pentingnya stabilitas sosial sebagai pondasi pembangunan.
“Tidak akan ada kemajuan tanpa kedamaian maka, festival ini harus menjadi ruang perjumpaan, ruang saling mengenal, ruang saling menghargai,” tegasnya.
Festival ini juga disebut sebagai cermin kesadaran kolektif masyarakat Samarinda untuk menjaga kota tetap aman, damai, dan inklusif.
“Kalau kita tanam padi rumput ikut tumbuh. Tapi kalau kita tanam rumput, padi tak akan tumbuh. Maknanya jelas: mari kita tanamkan nilai-nilai kebaikan, agar tumbuh kehidupan yang baik pula,” pungkasnya.
Kegiatan Samarinda Festival 2025 ini akan belangsung selama tiga hari, mulai 30 April hingga 2 Mei 2025.
Pembukaan kegiatan ini dimeriahkan berbagai penampilan budaya serta konser musik dari Band Padi, For Revenge, dan Ndar Boy, yang mengundang antusiasme warga Kota Samarinda.










