Daerah  

Dorong Birokrasi Profesional, Pemkot Samarinda Dukung Penuh Implementasi Manajemen Talenta ASN

Wali Kota Samarinda, Andi Harun
Wali Kota Samarinda, Andi Harun
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Pemerintah Kota Samarinda menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung transformasi tata kelola aparatur sipil negara (ASN) di Kalimantan Timur melalui penerapan Manajemen Talenta ASN tahun 2026.

Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, saat menghadiri Pengukuhan Dewan Pengurus (DP) KORPRI Provinsi Kalimantan Timur masa bakti 2026–2031 sekaligus penandatanganan komitmen bersama kepala daerah se-Kalimantan Timur. Kegiatan berlangsung di Pendopo Odah Etam pada Selasa (19/5/2026) siang.

banner 325x300

Dalam agenda tersebut, seluruh kepala daerah menyatukan langkah untuk memperkuat sistem merit dalam manajemen ASN, yang menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi di daerah.

Andi Harun menyampaikan bahwa Manajemen Talenta ASN merupakan instrumen strategis untuk memastikan penempatan, promosi, dan mutasi pegawai dilakukan secara objektif berbasis kompetensi dan kinerja.

Sistem ini diharapkan mampu memperkuat profesionalisme birokrasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

“Ini sistem yang disediakan negara untuk menghilangkan atau mereduksi pertimbangan subjektif dalam penempatan, promosi, dan mutasi pegawai,” ujarnya.

Manajemen Talenta ASN Bukan Hal Baru di Samarinda

Menurut dia, penerapan manajemen talenta di Kota Samarinda bukan hal baru.

Sistem ini sudah mulai dijalankan sejak proses pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda), dan kini menjadi acuan dalam setiap proses promosi, mutasi, maupun rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.

Andi Harun menjelaskan, manajemen talenta hadir sebagai solusi atas praktik-praktik subjektif yang selama ini kerap mewarnai birokrasi mulai dari faktor kedekatan pribadi, pertimbangan primordial, hingga potensi suap-menyuap dalam promosi jabatan.

“Manfaatnya apa? Ini sistem, ini cara, ini arah yang disediakan negara untuk menghilangkan atau mereduksi faktor-faktor pertimbangan subjektif dalam penempatan, promosi, dan mutasi pegawai,” jelas Andi Harun.

Lebih lanjut, orang nomor wahid di kota tepian ini menegaskan bahwa manajemen talenta adalah instrumen paling objektif untuk memastikan jabatan diduduki oleh pejabat yang benar-benar berkualitas, berintegritas, dan kompeten.

“Ini metodologi sistem yang bisa mereduksi faktor suap-menyuap dalam promosi jabatan dan mutasi, sekaligus mereduksi potensi penggunaan faktor kedekatan primordial dan emosional yang bertentangan dengan objektivitas, rasionalitas, dan integritas,” tegas Andi Harun.

Ajakan untuk Implementasi Konsisten di Seluruh Kaltim

Andi Harun pun mengajak seluruh kepala daerah di Kaltim untuk tidak berhenti di tahap komitmen. Ia meyakini, semakin jujur dan konsisten implementasi manajemen talenta dijalankan, maka kualitas pelayanan publik pun akan semakin meningkat.

“Kalau teman-teman tadi perhatikan slide di atas, daerah-daerah lain itu baru sebatas komitmen, implementasinya belum. Nah, kalau Samarinda sudah komitmen plus implementasi,” pungkasnya.

Ke depan, seluruh proses promosi, mutasi, dan rotasi di lingkungan Pemkot Samarinda akan dijalankan secara optimal melalui sistem manajemen talenta ASN.

(*)

1.071 Tayangan
banner 325x300