Antisipasi Inflasi, DPRD Samarinda Desak Penanganan Harga Bapok

Ilustrasi bapok di pasarr (Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Stabilitas harga bahan pokok (bapok)  di Kota Samarinda dinilai memerlukan pendekatan jangka panjang yang melibatkan seluruh elemen, tak hanya intervensi sesaat seperti pasar murah.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, dalam menanggapi kondisi pasar yang fluktuatif menjelang momen-momen tertentu.

banner 325x300

“Selama ini Disdag sudah menjalankan fungsinya dengan baik dalam menstabilkan harga. Tapi pengawasan jangan hanya saat harga naik. Saat pasar terlihat stabil pun, pengawasan tetap harus berjalan,” ujar Rusdi.

Ia menekankan bahwa DPRD Samarinda mendorong lahirnya kebijakan berkelanjutan yang tak hanya reaktif, tetapi mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah dalam jangka panjang termasuk bapok yang digunakan masyarakat sehari-hari.

“Pada masa harga normal pun Pengawasan tetap harus dilakukan agar tidak terjadi lonjakan secara tiba-tiba,” tegasnya.

Lebih dari sekadar urusan teknis, pengendalian inflasi disebut Rusdi sebagai tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi antar pihak ini penting untuk menciptakan iklim perdagangan yang sehat.

“Kami di DPRD Samarinda  akan terus mendorong adanya kebijakan berkelanjutan agar stabilisasi harga tidak hanya bersifat situasional, tetapi memberikan dampak jangka panjang terhadap kestabilan ekonomi daerah,” pungkasnya.

(ADV)

1.160 Tayangan
banner 325x300