Misteri Penculikan Atlet Golf Putri Terungkap, Polisi Sebut Ibu Jesslyn Wijaya Lay Dalang Aksi Penjemputan

Foto: Atlet Putri Golf, Jessylin Wijaya./ Ist

ANALITIKNEWS.COM – Misteri penculikan atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay akhirnya terungkap. Polisi menyatakan ibu Jesslyn memerintahkan sejumlah orang untuk membawa putrinya dari lokasi acara keluarga. Setelah itu, ibu korban mengajak Jesslyn terbang ke Bangkok, Thailand.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra mengatakan penyidik menemukan fakta bahwa ibu Jesslyn memerintahkan beberapa orang untuk menjemput putrinya saat menghadiri acara ulang tahun neneknya di Jakarta Pusat.

“Ada orang-orang yang disuruh oleh ibunya, ibunya Jesslyn yang suruh,” ujar Roby di Polda Metro Jaya, Jumat (31/7/2026).

Roby menjelaskan para pria itu membawa Jesslyn dari restoran menuju Semarang. Selanjutnya, ibu korban bersama tante Jesslyn mengajak atlet golf putri tersebut terbang dari Bandara Ahmad Yani menuju Malaysia sebelum melanjutkan perjalanan ke Bangkok, Thailand.

“Jesslyn kami dapat informasi dia mulai dari TKP, terus kemudian ke Semarang. Kemudian naik pesawat dari Bandara Ahmad Yani ke Malaysia, lanjut ke Bangkok. Itu bersama dengan ibunya dan tantenya,” katanya.

Polisi Ungkap Dugaan Motif

Penyidik menduga ibu Jesslyn mengambil langkah tersebut karena tidak merestui hubungan putrinya dengan sang pacar maupun lingkaran pertemanannya.

“Kemungkinan adalah ketidaksetujuan dari orang tua Jesslyn terhadap Jesslyn yang melakukan komunikasi atau berhubungan dengan pacar atau kawan-kawannya,” ujar Roby.

Penyidik masih mendalami motif tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan menunggu pengakuan langsung dari Jesslyn.

Polisi Tunggu Keterangan Jesslyn

Saat ini penyidik terus berupaya menghubungi Jesslyn yang berada di Bangkok.

Roby mengatakan pengakuan Jesslyn akan menentukan ada atau tidaknya unsur pidana dalam perkara tersebut.

“Ini tergantung dari bagaimana pengakuannya Jesslyn. Kalau memang ternyata dia tidak keberatan, kemudian ikut ke Semarang, kemudian sampai dengan Bangkok itu dengan kesadarannya sendiri dan tanpa paksaan, baik secara fisik maupun psikologi, itu tidak ada perbuatan pidananya,” jelasnya.

Karena itu, penyidik belum mengambil kesimpulan akhir sebelum memeriksa korban secara langsung.

Kronologi Misteri Penculikan Atlet Golf Putri

Jesslyn Wijaya Lay menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7/2026) sekitar pukul 19.45 WIB.

Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, mengatakan beberapa pria tiba-tiba menghampiri Jesslyn sebelum acara dimulai.

Mereka kemudian menutup mata Jesslyn, mengangkat tubuhnya, lalu memasukkannya ke dalam mobil berwarna hitam.

“Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil,” ujar Andi.

Andi menambahkan sekitar lima pria berada di lokasi ketika peristiwa itu terjadi. Setelah membawa Jesslyn, mereka langsung meninggalkan restoran menggunakan mobil tersebut.

Keluarga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Metro Jakarta Pusat. Polisi pun langsung mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa rekaman CCTV, serta menelusuri keberadaan Jesslyn.

Penyelidikan Penculikan Atlet Golf Terus Berjalan

Roby mengungkapkan teman Jesslyn yang berinisial NA sempat mencabut laporan secara tertulis pada 19 Juli 2026.

Meski demikian, penyidik tetap melanjutkan penyelidikan untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian.

Polisi akan mencocokkan seluruh alat bukti dengan keterangan Jesslyn setelah berhasil berkomunikasi dengannya. Dari hasil pemeriksaan itu, penyidik akan menentukan apakah perjalanan Jesslyn ke Semarang hingga Bangkok berlangsung atas keinginannya sendiri atau karena mendapat paksaan dari pihak lain.

(Redaksi)