ANALITIKNEWS.COM – Kursi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) yang ditinggalkan Sudaryono hingga kini masih belum terisi.
Di tengah proses tersebut, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa dirinya telah mengantongi nama calon pengganti.
Namun, ia menegaskan penetapan pejabat baru sepenuhnya menjadi kewenangan Presiden Prabowo Subianto.
Amran menyampaikan bahwa seluruh proses pengisian jabatan Wamentan akan mengikuti arahan kepala negara.
Karena itu, ia enggan mengungkap identitas calon yang telah dipersiapkan sebelum Presiden mengambil keputusan.
“Pokoknya (siapa orangnya) ikut perintah Bapak Presiden,” ujar Amran di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta Pusat, Kamis (24/7).
Identitas Calon Masih Dirahasiakan
Meski memastikan telah memiliki nama calon Wamentan, Amran memilih menutup rapat identitas sosok tersebut.
Menurutnya, keputusan akhir tetap berada di tangan Presiden sehingga pengumuman kepada publik harus menunggu penetapan resmi.
“Sudah, sudah (ada nama calon wamentan baru),” ujar Amran.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersabar sembari menunggu keputusan Presiden Prabowo Subianto mengenai pengisian jabatan tersebut.
“Doakan yang terbaik, kita ikut Bapak Presiden,” kata Amran.
Pernyataan itu menunjukkan bahwa Kementerian Pertanian telah menyiapkan usulan pengganti, namun proses pengangkatannya tetap mengikuti mekanisme yang berlaku dan hak prerogatif Presiden.
Istana Belum Bahas Pengganti
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo hingga kini belum membahas pengisian posisi Wakil Menteri Pertanian yang kosong.
“Untuk berkenaan dengan masalah posisi Wamentan memang sampai saat ini belum didiskusikan,” ujar Prasetyo di Kompleks Parlemen, Kamis (24/7).
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa belum ada keputusan resmi dari Istana terkait waktu maupun sosok yang akan dilantik sebagai Wamentan. Dengan demikian, posisi tersebut masih menunggu pembahasan lebih lanjut di tingkat Presiden.
Sudaryono Beralih Memimpin BGN
Kekosongan kursi Wakil Menteri Pertanian terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Rabu (22/7). Sudaryono menggantikan Nanik S Deyang yang mengundurkan diri dari jabatannya karena alasan kesehatan.
Pengangkatan Sudaryono ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 78/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Dengan berpindahnya Sudaryono ke BGN, pemerintah kini dihadapkan pada agenda pengisian jabatan Wakil Menteri Pertanian agar pelaksanaan program dan koordinasi di sektor pertanian tetap berjalan optimal. Meski nama calon telah dikantongi Menteri Pertanian, keputusan akhir tetap menunggu penetapan Presiden Prabowo Subianto.
(*)
