Staf KBRI di Peru Tewas Ditembak Saat Bersepeda, Menlu Desak Investigasi Tuntas

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Duka menyelimuti jajaran Kementerian Luar Negeri RI. Zetro Leonardo Purba, salah satu staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Lima, Peru, tewas setelah ditembak orang tak dikenal pada Senin malam (1/9).

Peristiwa tragis itu terjadi di kawasan Lince, ibu kota Peru, ketika Zetro tengah bersepeda bersama sang istri di dekat apartemen mereka. Tiga tembakan bersarang di tubuhnya dan merenggut nyawanya seketika.

banner 325x300

Kabar duka ini dikonfirmasi langsung oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, dalam pernyataan resmi melalui video yang dirilis Selasa pagi (2/9).

“Pada pagi hari ini, kami mendapatkan berita duka dari Lima, salah seorang pegawai kementerian luar negeri, saudara Zetro Leonardo Purba, beberapa jam yang lalu meninggal dunia di Lima, karena ditembak oleh orang yang tidak dikenal,” ucap Sugiono dalam keterangan video, Selasa (2/9/2025).

Sugiono meminta pemerintah Peru menyelidiki dengan tuntas penembakan tersebut. Melalui pernyataan via video di akun Instagram kementeriannya, Sugiono mengatakan dirinya sudah menyampaikan pesan kepada Kemlu dan kepolisian Peru untuk menyelidiki kasus ini.

“Kami juga meminta Dubes RI di Lima untuk mengikuti terus proses penyelidikan terhadap kasus ini, kemudian melakukan proses-proses pemulangan Almarhum ke indonesia,” kata Sugiono.

Dalam kesempatan itu, Sugiono juga menyampaikan duka cita mendalam terhadap kepergian salah satu stafnya itu.

“Pada pagi hari ini kami mendapatkan berita duka dari Lima. Seorang pegawai Kemlu RI saudara Zetro Leonardo Purba beberapa jam yang lalu meninggal dunia di Lima karena ditembak oleh orang tidak dikenal. Saya selaku pimpinan Kementerian Luar Negeri merasakan duka yang begitu mendalam,” kata Sugiono.

Sugiono juga sudah menghubungi keluarga almarhum untuk menyampaikan duka yang begitu dalam.

“Almarhum meninggalkan istri dan tiga orang anak … Kami mendoakan agar Almarhum ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan kami juga sampaikan kepada istri beliau untuk bisa sabar dan tegar menghadapi musibah ini. Ini adalah musibah yang kita alami bersama, musibah yang tidak seorang pun menginginkannya,” ucap Sugiono.

Sugiono menyampaikan Zetro merupakan Penata Kanselerai Muda di KBRI Lima yang penuh dedikasi. Ia berharap kasus ini dapat segera diusut tuntas.

“Dan kepada keluarganya, kami juga berkomitmen untuk bisa mengurus dan menyelesaikan pendidikan bagi anak-anak Almarhum,” pungkasnya.

(*)

1.151 Tayangan
banner 325x300