Budaya  

Natal Paguyuban Tritunggal Jadi Ruang Silaturahmi, Wawali Samarinda Tekankan Harmoni

Foto: Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menghadiri kegiatan ramah tamah perayaan Natal Paguyuban Tritunggal. (Ist)
banner 120x600
banner 468x60

NANALITIKNEWS.COM – Perayaan Natal Paguyuban Tritunggal di Samarinda menjadi momentum memperkuat silaturahmi lintas jemaat dan masyarakat. Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, hadir langsung dalam kegiatan ramah tamah yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.

Kegiatan tersebut bertempat di Aula Gereja Hati Kudus Yesus Mangkupalas, Samarinda Seberang, Minggu (11/1/2026). Acara ini menjadi ungkapan syukur atas perayaan Natal sekaligus ruang mempererat persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat.

banner 325x300

Wawali Apresiasi Perayaan Natal yang Sederhana dan Bermakna

Dalam sambutannya, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan. Ia menilai perayaan Natal yang dikemas secara sederhana justru mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Saya mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan penuh kebersamaan dan tidak membebani masyarakat,” ujar Saefuddin.

Ia menegaskan kehadirannya merupakan bentuk penghargaan atas undangan sekaligus komitmen Pemerintah Kota Samarinda dalam mendukung kegiatan keagamaan yang mempererat persaudaraan.

Natal Paguyuban Tritunggal Mengandung Nilai Kasih dan Pelayanan

Saefuddin menekankan bahwa Natal Paguyuban Tritunggal bukan sekadar perayaan seremonial. Menurutnya, Natal merupakan peristiwa iman yang mengandung nilai kasih, kebersamaan, dan pelayanan kepada sesama.

Ia menilai nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat membangun Kota Samarinda yang rukun, damai, dan sejahtera. Pemerintah daerah, kata dia, membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan berperan aktif sesuai kapasitas masing-masing dalam membangun Kota Samarinda,” katanya.

Paguyuban Tritunggal Jadi Teladan Harmoni Sosial

Wakil Wali Kota Samarinda juga menyampaikan rasa bangganya terhadap Paguyuban Tritunggal. Ia menilai paguyuban tersebut telah menjadi teladan dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat.

Menurutnya, Paguyuban Tritunggal tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga berkontribusi nyata dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

“Saya bangga melihat paguyuban ini tidak hanya merayakan Natal, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial yang memperkuat persaudaraan,” ungkap Saefuddin.

Kondisi Kerukunan Umat Beragama Samarinda Dijaga Bersama

Lebih lanjut, Saefuddin menyebut kehidupan umat beragama di Kota Samarinda sejauh ini berjalan rukun dan damai. Seluruh pemeluk agama dapat menjalankan ibadah dengan baik dan tenang tanpa tekanan berarti.

Ia menilai kondusivitas tersebut merupakan modal penting dalam pembangunan daerah. Namun, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak lengah terhadap potensi dinamika sosial.

“Kondisi ini patut kita syukuri bersama. Namun, kita juga harus tetap waspada karena dinamika sosial bisa terjadi kapan saja,” ujarnya.

Pemkot Samarinda Komitmen Jaga Toleransi

Saefuddin berharap momentum perayaan Natal Paguyuban Tritunggal dapat bermanfaat dengan semakin mempererat tali kekeluargaan. Ia menekankan pentingnya menjaga keharmonisan, tidak hanya di internal jemaat, tetapi juga dengan seluruh warga Samarinda.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen mendukung keberagaman dan toleransi antarumat beragama. Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program, termasuk Samarinda Harmoni dan dialog antaragama.

“Melalui program ini, kami ingin mewujudkan Samarinda sebagai kota toleran yang maju dan sejahtera,” kata Saefuddin.

(Redaksi)

banner 325x300