ANALITIKNEWS.COM – Kemudahan akses layanan menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mempersiapkan penerapan sistem parkir berlangganan yang ditargetkan mulai berlaku pada Desember 2026.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, meminta Dinas Perhubungan (Dishub) membuka outlet atau tempat pendaftaran di setiap kelurahan agar masyarakat dapat mendaftarkan kendaraannya dengan lebih mudah.
Arahan tersebut disampaikan Andi Harun saat memimpin rapat koordinasi finalisasi penerapan parkir berlangganan di Ruang Rapat Wali Kota, Balai Kota Samarinda, Selasa (27/10/2026).
“Saya minta Dishub menyiapkan outlet atau tempat pendaftaran di setiap kelurahan agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan parkir berlangganan,” ucap Andi Harun.
Perluas Akses Pendaftaran bagi Masyarakat
Melalui penyediaan outlet di setiap kelurahan, Pemkot Samarinda berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Warga nantinya diharapkan dapat mengakses tempat pendaftaran yang lebih mudah dijangkau tanpa harus mendatangi satu lokasi tertentu.
Langkah ini sekaligus diharapkan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program parkir berlangganan.
Untuk mendukung pelaksanaannya, Dishub Samarinda terus mematangkan berbagai persiapan, mulai dari mekanisme penerapan, kesiapan operasional, hingga pendataan jumlah kendaraan yang telah terdaftar.
Pemkot Samarinda juga menggencarkan sosialisasi agar masyarakat memahami tata cara pendaftaran dan manfaat program sebelum kebijakan tersebut resmi diberlakukan.
Benahi Tata Kelola Perparkiran
Dalam rapat koordinasi tersebut, Andi Harun menyambut baik kesiapan Dishub Samarinda dan meminta seluruh tahapan persiapan berjalan optimal.
Ia menegaskan bahwa program parkir berlangganan tidak hanya berfokus pada penataan sistem parkir, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperbaiki tata kelola perparkiran di Kota Tepian.
Pemerintah kota berharap penerapan sistem ini dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menekan praktik parkir liar yang selama ini menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Kita ingin sistem perparkiran di Samarinda semakin tertib, pengelolaannya lebih baik, dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” tuturnya.
Melalui persiapan yang terarah, perluasan akses pendaftaran, dan sosialisasi yang berkelanjutan, Pemkot Samarinda menargetkan penerapan parkir berlangganan pada Desember 2026 dapat berjalan lancar.
(*)
