DPRD Dorong Penguatan Teknis untuk Sukseskan Kopdeskel Merah Putih di Samarinda

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi (Foto:Ist)
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda menyatakan dukungannya terhadap program nasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel Merah Putih) yang akan segera diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini digadang-gadang menjadi salah satu instrumen penguatan ekonomi rakyat melalui sistem koperasi modern berbasis kebutuhan dasar masyarakat.

Meski mendukung penuh, DPRD Samarinda menegaskan pentingnya perencanaan matang dan kesiapan teknis dalam pelaksanaannya agar program tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata.

banner 325x300

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengungkapkan bahwa keberhasilan koperasi ini akan sangat bergantung pada pengelolaan yang profesional dan dukungan permodalan yang kuat. Terlebih lagi, di Samarinda, program ini direncanakan akan diterapkan di 59 kelurahan.

“Instruksi pembentukan koperasi ini tentu perlu kita sambut positif, tapi harus tetap diawali dengan perencanaan yang matang dan penguatan di lapangan,” ujar Iswandi kepada wartawan, Kamis (25/7/2025).

Kopdeskel Merah Putih dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan pokok seperti pupuk, sembako, dan gas LPG 3 kg. Dengan sistem koperasi yang dimiliki masyarakat secara langsung, diharapkan distribusi barang-barang tersebut menjadi lebih adil, efisien, dan terjangkau.

Namun, menurut Iswandi, harapan besar itu hanya bisa terwujud jika koperasi dikelola secara profesional, tidak hanya dari sisi manajemen, tetapi juga dari aspek pembinaan, pengawasan, dan pendanaan.

“Karena koperasi ini diarahkan untuk menjalankan usaha nyata, tentu diperlukan perhitungan yang matang dari sisi permodalan dan kemampuan manajerial pengelolanya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iswandi menilai Kopdeskel Merah Putih bisa menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat berkoperasi di masyarakat, yang selama ini cenderung meredup akibat minimnya dukungan dan edukasi.

Namun demikian, ia mengingatkan agar program ini tidak berakhir menjadi proyek jangka pendek yang hanya berhenti pada peresmian tanpa kelanjutan yang jelas.

“Ini bukan hanya soal membentuk koperasi, tapi bagaimana membuatnya bertahan dan berfungsi secara riil untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Sebagai mitra pemerintah, DPRD Kota Samarinda menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan program ini, mulai dari tahap perencanaan hingga implementasi di lapangan. Iswandi menyebut Komisi II siap bersinergi dengan instansi terkait untuk memastikan Kopdeskel Merah Putih benar-benar memberikan dampak positif bagi warga Samarinda.

“Jangan sampai program ini hanya menjadi simbol tanpa keberlanjutan. Kita ingin koperasi ini jadi wadah ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri,” pungkasnya.

Dengan perencanaan yang tepat dan pengelolaan yang profesional, Kopdeskel Merah Putih diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi rakyat dari tingkat paling bawah, serta menciptakan ketahanan ekonomi lokal yang lebih kokoh.

(ADV)

1.027 Tayangan
banner 325x300