Wajah Baru Pasar Segiri, DPRD Soroti Kenyamanan dan Keadilan untuk Pedagang

POTRET - Pasar Segiri Samarinda (Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk merevitalisasi Pasar Segiri tak hanya disambut sebagai langkah estetika kota, tetapi juga dinilai sebagai titik balik pembenahan sistem perdagangan rakyat.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Andriansyah, menilai pembaruan pasar tersebut harus dimaknai sebagai upaya menyeluruh dalam menciptakan ekosistem pasar yang sehat, tertib, dan berkelanjutan, bukan sekadar mengganti wajah fisik pasar.

banner 325x300

Revitalisasi jangan cuma soal bangunan, tapi bagaimana sistem pengelolaannya diperbaiki agar lebih manusiawi untuk pedagang, dan nyaman bagi pembeli,” kata Andriansyah.

Ia menegaskan pentingnya pengelolaan zona basah dan kering, peningkatan fasilitas sanitasi, hingga transparansi tata kelola retribusi, agar Pasar Segiri tak lagi identik dengan kesemrawutan.

Sebagai pembanding, Andriansyah menyebut Pasar Merdeka sebagai contoh pasar tradisional yang sukses menerapkan kebersihan dan keteraturan.

Kalau semua pasar seperti Pasar Merdeka, masyarakat pasti lebih senang berbelanja ke pasar tradisional,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memastikan bahwa revitalisasi yang akan dimulai pada 2026 ini tetap mempertahankan identitas tradisional Pasar Segiri, namun dengan sentuhan tata ruang dan sanitasi modern.

Menurutnya, pembenahan juga akan meliputi sistem keamanan, zonasi pedagang, hingga penyediaan ruang layanan publik dan edukasi bagi pedagang.

Pasarnya tetap tradisional, tapi kita ingin kesan kumuhnya hilang. Kita rancang agar rapi, aman, dan sehat,” ujar Andi Harun.

Tak hanya dari sisi infrastruktur, Pemkot berencana melibatkan tokoh masyarakat sekitar untuk menyerap aspirasi dan menjelaskan proses secara terbuka.

Partisipasi publik jadi kunci. Kita ingin warga sekitar dan pedagang ikut merasa memiliki proses ini,” jelasnya.

(Adv)

banner 325x300