Daerah  

Usai Jogging Pagi, Hasto Kristiyanto Sebut Kota Samarinda Alami Banyak Kemajuan

Foto: Sekjen PDI-P sedang jogging di Samarinda 5 km menuju citra niaga. (Ist)
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, memanfaatkan olahraga pagi sebagai sarana meninjau langsung fasilitas kota Samarinda. Dengan berlari sejauh 5 kilometer bersama komunitas anak muda, Selasa (3/2/2026), Hasto mengecek kondisi infrastruktur sekaligus menyapa ruang publik di ibu kota Kalimantan Timur.

Kegiatan jogging tersebut menjadi bagian dari agenda kunjungan kerja Hasto di Samarinda. Ia memilih berlari agar dapat merasakan langsung kualitas fasilitas kota yang digunakan masyarakat sehari-hari.

banner 325x300

Rute Lari Lewati Pusat Aktivitas Kota

Rombongan memulai olahraga pagi dari kawasan Jalan Perniagaan dengan didampingi tokoh muda, di antaranya Erwin Avietta dan Cintya Labetta. Rute lari melintasi sejumlah titik strategis, mulai dari Teras Samarinda, depan Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Taman Samarinda, hingga kawasan RS Dirgahayu.

Setelah itu, rombongan melanjutkan lari melalui Jalan Abdullah Hasan dan Jalan Kusuma Bangsa sebelum mengakhiri rute di Citra Niaga, kawasan ekonomi rakyat yang menjadi ikon Kota Samarinda.

Pantau Trotoar dan Kebersihan Kota

Sepanjang perjalanan, Hasto memberi perhatian pada kualitas trotoar, drainase, serta kebersihan lingkungan kota. Menurutnya, fasilitas publik mencerminkan wajah peradaban sebuah kota.

“Pagi ini kami lari bukan sekadar untuk mencari keringat, tapi untuk melihat bagaimana peradaban sebuah kota itu tumbuh. Di Samarinda, kita bisa melihat kemajuan itu langsung dari hal yang sederhana seperti trotoar, drainage, dan kebersihannya. Jika trotoarnya sudah bagus dan nyaman bagi pejalan kaki, itu adalah ciri kemanusiaan dihargai,” ujar Hasto.

Apresiasi Penataan Kota di Bawah Andi Harun

Hasto juga menyinggung kinerja Pemerintah Kota Samarinda di bawah kepemimpinan Wali Kota Andi Harun. Ia mengaku mendapatkan banyak laporan positif dari kader PDI Perjuangan setempat.

“Saya mendapat banyak laporan dari kader-kader di sini mengenai kinerja baik Pak Walikota Andi Harun. Hari ini saya turun langsung, melihat sendiri banyak kemajuan kota setelah dipimpin walikota sekarang. Keberhasilan menata kota adalah bukti kepemimpinan yang bervisi kerakyatan,” lanjutnya.

Hasto Kristiyanto Tetap Menyelesaikan Lari Meski Cedera Ringan

Meski tidak sepenuhnya dalam kondisi fisik prima, Hasto tetap menyelesaikan rute olahraga pagi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pahanya masih lebam akibat insiden kecil yang dialami sebelumnya.

“Jujur saja, paha saya sebenarnya masih agak lebam karena ada insiden kecil minggu lalu. Tapi semangat anak-anak muda Samarinda ini menular, jadi tidak terasa tadi kita bisa selesaikan lari 5 kilometer dan jalan kaki sekitar 1 kilometer sampai ke Citra Niaga,” jelas Hasto.

Hasto Kristiyanto Singgah di Kedai Kopi Legendaris Hai Nan

Setibanya di Citra Niaga, Hasto Kristiyanto dan rombongan disambut Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, bersama jajaran pengurus daerah. Mereka kemudian beristirahat sejenak sambil menikmati sarapan dan kopi di Warung Kopi Hai Nan, salah satu kedai kopi legendaris di Samarinda.

Dalam suasana santai tersebut, Hasto menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai fondasi kepemimpinan.

“Kita harus ingat prinsip mens sana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Pemimpin dan anak muda harus punya fisik yang tangguh untuk membangun peradaban bangsa kita ke depan. Tanpa disiplin raga, sulit bagi kita untuk memiliki disiplin jiwa dalam melayani rakyat,” tegasnya.

Olahraga Jadi Cara Membaca Kehidupan Kota

Bagi Hasto, olahraga lari bukan sekadar aktivitas kebugaran, melainkan cara efektif membaca kehidupan sosial sebuah kota. Ia menilai kota yang maju dapat dilihat dari taman yang hidup, ruang publik yang ramah, serta transportasi yang melayani warga.

“Bagi saya, lari itu adalah cara terbaik mengenal sebuah kota. Dengan berlari, kita bisa merasakan denyut nadi kehidupan masyarakat, melihat kebersihan lingkungan, dan keramahan kotanya,” tambahnya.

Menutup kegiatan pagi itu, Hasto Kristiyanto mengapresiasi revitalisasi Citra Niaga sebagai pusat ekonomi rakyat.

“Melihat Citra Niaga sekarang, saya optimis Samarinda bisa menjadi contoh bagaimana ruang ekonomi rakyat dikelola dengan sentuhan estetika yang baik. Inilah yang kita harapkan dari setiap kota di Indonesia,” pungkasnya.

(Redaksi)

1.062 Tayangan
banner 325x300