ANALITIKNEWS.COM – Bahlil Lahadalia akan mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum Partai Golkar pada pada Senin 19 Agustus 2024 malam.
“Entar malam ambil formulir. Daftar dong,” kata Bahlil, di Istana Negara, Jakarta, Senin (19/8).
Bahlil enggan bicara banyak soal musyawarah nasional (munas) Partai Golkar. Dia berkata upacara kenegaraan, tidak pas membahas urusan partai.
Saat ditanya peluang jadi Ketum Golkar dia meminta menunggu dan menyerahkan kepada Allah.
“Wallahu a’lam bishawab (Allah yang Maha Mengetahui),” ujarnya.
Panitia Pengarah (Steering Comitee) Munas XI Partai Golkar Tahun 2024 membuka pendaftaran bagi kader-kader Partai Golkar yang ingin maju sebagai calon Ketua Umum DPP Partai Golkar periode 2024-2029. Pendaftaran dijadwalkan akan dimulai sore ini.
“Pendaftaran calon Ketua Umum DPP Partai Golkar masa bhakti 2024-2029 dimulai pada hari Senin, tanggal 19 Agustus 2024 pukul 16.00 WIB dan berakhir pukul 22.00 WIB di Kantor DPP Partai Golkar,” ujar Wakil Sekretaris Panitia Pengarah Munas XI Partai Golkar Tahun 2024, M. Sattu Pali, Minggu (18/8).
Profil Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia lahir pada 7 Agustus 1976 di Banda, Maluku Tengah, Maluku. Ia merupakan anak dari seorang kuli bangunan, sedangkan ibunya berprofesi sebagai tukang cuci. Sejak kecil, ia turut membantu perekonomian keluarga dengan menjual kue di sekolah.
Saat duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), ia sempat menjadi kondektur. Kemudian, di tingkat menengah atas, ia bekerja sebagai sopir angkot. Hal itu dilakukannya demi membeli sepatu dan tetap bisa melanjutkan sekolah.
Berkat kegigihannya, ia bisa mengenyam pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua. Semasa kuliah, Bahlil dikenal aktif dalam keorganisasian. Hal itu terbukti dari keterlibatannya sebagai Bendahara Umum Pimpinan Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI).
Setelah lulus kuliah, ia mengawali karier dengan menjadi pegawai kontrak di perusahaan Sucofindo. Selanjutnya, Bahlil Lahadalia bersama rekan-rekannya sepakat untuk mendirikan kantor konsultan IT dan keuangan. Memasuki usia 25 tahun, ia ditunjuk sebagai direktur wilayah Papua perusahaan tersebut dan membawahi 70 orang karyawan.
Sebelum diangkat menjadi menteri, ia tercatat pernah menjadi bagian dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) pada 2003 dan mengantarkannya menjadi ketua periode 2015-2019. Melihat begitu besarnya peluang sumber daya alam di Papua, ia mengembangkan bisnis dan kini memiliki 10 anak usaha di bawah naungan perusahaan induk PT Rifa Capital.
Kedekatan Bahlil Lahadalia dengan Presiden Joko Widodo mulai terlihat ketika keduanya bertemu di Musyawarah Nasional HIMPMI XVI, Jakarta, pada Senin, 16 September 2019. Ia mengaku memberi dukungannya kepada mantan Wali Kota Surakarta dan Ma’ruf Amin itu untuk maju ke pemilihan presiden (Pilpres) 2019 putaran kedua. Bahkan ia tergabung dalam tim kampanye nasional Jokowi-Ma’ruf dan menduduki posisi sebagai Direktur Penggalangan Pemilih Muda.
Kursi ketua umum Golkar kosong usai Airlangga Hartarto mundur. Golkar rapat dan menunjuk Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai Plt. Ketua Umum. Golkar juga memutuskan mempercepat musyawarah nasional (munas) dari Desember menjadi 20 Agustus.
(*)










