Pertamina Patra Niaga Siagakan Satgas Nataru, Pasokan Energi Kalimantan Dipastikan Aman hingga Januari 2026

FOTO : Pertamina siagakan satgas jelang perayaan Nataru 20205/2026. (IST)
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM –  PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan energi menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Melalui pengaktifan Satuan Tugas (Satgas) Nataru sejak pertengahan November 2025, Pertamina memperkuat seluruh lini operasional guna mengantisipasi lonjakan konsumsi energi di seluruh wilayah Kalimantan.

banner 325x300

Satgas Nataru Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan akan beroperasi hingga 11 Januari 2026. Tim ini bertugas memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM), LPG, Avtur, dan Kerosene berjalan aman, lancar, serta terkendali selama periode libur panjang akhir tahun. Kalimantan menjadi wilayah strategis karena tingginya aktivitas ekonomi, jalur logistik lintas daerah, serta posisinya sebagai kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

Executive General Manager Regional Kalimantan PT Pertamina Patra Niaga, Isfahani, menegaskan bahwa kesiapan energi di Kalimantan berada dalam kondisi optimal. Seluruh aspek operasional, mulai dari ketersediaan stok, infrastruktur distribusi, hingga kesiapan sumber daya manusia, telah dipersiapka secara menyeluruh.

“Secara logistik, kondisi stok energi di Kalimantan berada pada level aman. Ketahanan stok Gasoline rata-rata mencapai 4,9 hari, Gasoil 10,2 hari, dan LPG 4,7 hari,” ujar Isfahani dalam konferensi pers kesiapan Satgas Nataru 2025/2026 di Balikpapan yang terhubung secara nasional, Selasa (23/12/2025).

Isfahani menjelaskan bahwa Pertamina Patra Niaga juga telah menyusun jadwal kedatangan kargo untuk berbagai produk energi utama. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kesinambungan suplai selama periode dengan tingkat konsumsi tinggi.

Ratusan Mobil Tangki dan Ribuan Awak Disiagakan

Dalam mendukung kelancaran distribusi energi, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mengerahkan 860 unit mobil tangki dengan hampir 1.900 awak. Armada tersebut mendukung lebih dari 1.400 lembaga penyalur BBM yang tersebar di seluruh Kalimantan, dengan 90 SPBU di antaranya beroperasi selama 24 jam.

Untuk sektor LPG, Pertamina Patra Niaga mengandalkan 515 agen LPG yang siap melayani kebutuhan masyarakat. Ratusan titik layanan LPG disiagakan penuh selama periode Nataru untuk memastikan pasokan tetap stabil, terutama bagi kebutuhan rumah tangga dan usaha kecil.

Selain distribusi reguler, Pertamina juga menyiapkan skema antisipasi menghadapi lonjakan permintaan dan potensi kondisi darurat. Tiga unit mobile storage telah ditempatkan di lokasi strategis yang berdekatan dengan pusat perayaan serta wilayah yang rawan bencana.

“Tiga unit mobile storage kami tempatkan di titik-titik strategis untuk memastikan respons cepat apabila terjadi lonjakan permintaan atau gangguan distribusi,” jelas Isfahani.

Fokus Jalur Tol dan Kawasan IKN

Penguatan distribusi energi juga difokuskan pada jalur-jalur vital, seperti Tol Balikpapan–Samarinda dan akses menuju kawasan IKN. Pertamina memprediksi jalur ini akan mengalami peningkatan arus kendaraan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

Langkah tersebut tidak hanya bertujuan mendukung perjalanan masyarakat, tetapi juga memastikan keberlanjutan aktivitas ekonomi, operasional transportasi udara, serta distribusi logistik di Kalimantan.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menegaskan bahwa seluruh Terminal BBM, SPBE, SPPBE, dan SPBU di Kalimantan berada dalam kondisi siaga penuh dengan buffer stock yang mencukupi.

“Seluruh fasilitas energi di Kalimantan kami pastikan siap beroperasi dengan dukungan buffer stock yang aman selama periode Nataru,” ujar Edi.

Proyeksi Puncak Arus dan Kenaikan Konsumsi Energi

Berdasarkan proyeksi Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, puncak mobilitas masyarakat diperkirakan terjadi pada tiga periode utama, yakni libur Natal pada 20–24 Desember 2025, libur Tahun Baru pada 30–31 Desember 2025, serta arus balik pada 27–28 Desember 2025 dan 3–5 Januari 2026.

Seiring dengan peningkatan mobilitas, kebutuhan energi juga diprediksi mengalami kenaikan. Konsumsi Gasoline diproyeksikan meningkat sebesar 3,3 persen, Gasoil 0,3 persen, LPG 4,9 persen, Avtur 7,8 persen, dan Kerosene 0,9 persen.

Untuk menjamin kelancaran pasokan, Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menyiapkan 90 SPBU Siaga 24 jam, 246 Agen LPG PSO, 80 Agen LPG NPSO, satu titik layanan BBM dan Kiosk Pertamina Siaga, empat unit Motorist atau Pertamina Delivery Service (PDS) BBM, serta tiga unit mobil tangki standby.

Seluruh fasilitas tersebut menjalani pemeriksaan berkala. Para refuelling operator juga melaksanakan penyegaran prosedur operasional di area Commercial & Operation Support (COS) Kalimantan.

Monitoring Real-Time dan Imbauan ke Masyarakat

Pertamina Patra Niaga memantau seluruh proses suplai secara real-time melalui command center Satgas Nataru. Dengan sistem ini, penambahan suplai dapat dilakukan secara cepat apabila terjadi lonjakan permintaan di lapangan.

“Melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan mitra distribusi, kami memastikan kesiapan operasional dan kelancaran layanan energi di Kalimantan tetap terjaga,” kata Edi.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menghadirkan berbagai promo BBM non-subsidi serta kemudahan layanan melalui aplikasi MyPertamina. Edi mengimbau masyarakat untuk mengisi BBM sejak awal perjalanan dan memanfaatkan fitur layanan yang tersedia.

“Kami berkomitmen melayani dengan sepenuh hati demi mendukung kelancaran mobilitas nasional pada libur Natal dan Tahun Baru,” tutup Edi.

(Redaksi)

banner 325x300