FIFA Siapkan Strategi Bisnis yang Picu Perdebatan

Presiden FIFA Gianni Infantino
Presiden FIFA Gianni Infantino

ANALITIKNEWS.COM – FIFA tengah menyiapkan langkah besar untuk memperluas sumber pendapatan sepakbola dunia.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengungkap rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah entitas baru yang dirancang untuk mengelola potensi bisnis dari berbagai aset FIFA, termasuk kompetisi, hak siar, sponsor, lisensi, dan peluang komersial lainnya.

Rencana tersebut muncul setelah laporan The Times menyebut FIFA membuka kemungkinan melibatkan asosiasi anggota serta investor strategis dalam pengembangan bisnis baru. Melalui FFE, FIFA ingin memaksimalkan nilai ekonomi dari kompetisi yang mereka miliki, termasuk Piala Dunia.

Meski banyak pihak menyebut langkah ini sebagai rencana penjualan saham Piala Dunia, FIFA belum secara terbuka menyebutnya sebagai pelepasan saham. Infantino memilih menjelaskan FFE sebagai upaya memperkuat struktur bisnis FIFA agar keuntungan yang dihasilkan dapat kembali digunakan untuk pengembangan sepakbola.

“FIFA Forward Enterprise adalah sebuah proposal, peluang, dan bagian dari proses konsultasi demokratis dengan 211 Asosiasi Anggota FIFA dan Dewan FIFA,” kata Infantino melalui akun Instagram pribadinya.

“Jika disetujui, ini akan menjadi anak perusahaan yang dimiliki dan dikendalikan FIFA, mengkonsolidasikan operasi komersial dan acara FIFA dengan mengkomersialkan dan menyelenggarakan semua kompetisi milik FIFA, bersama dengan sponsor, siaran, lisensi, dan usaha baru, untuk kepentingan Asosiasi Anggota FIFA, membuka nilai komersial yang sebelumnya belum dimanfaatkan,” lanjutnya.

UEFA Khawatir Nilai Olahraga Tergerus

Rencana bisnis baru FIFA tersebut mendapat perhatian besar dari UEFA. Organisasi sepakbola Eropa itu menilai komersialisasi berlebihan terhadap Piala Dunia dapat mengancam nilai olahraga dan prinsip independensi kompetisi.

UEFA bahkan dikabarkan mempertimbangkan langkah penolakan jika FIFA tetap menjalankan rencana tersebut. Mereka menilai Piala Dunia harus tetap menjadi ajang olahraga yang tidak terlalu dipengaruhi kepentingan bisnis.

Namun, Infantino menegaskan FIFA perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, peningkatan pendapatan komersial dapat membantu negara-negara anggota mengembangkan sepakbola di wilayah masing-masing.

“Memperkuat sisi komersial permainan adalah langkah selanjutnya yang wajar dalam evolusi FIFA setelah satu dekade reformasi tata kelola dan pengembangan yang diperluas,” ujar Infantino.

Ia juga menjelaskan bahwa melalui program pendanaan FIFA, setiap asosiasi anggota akan mendapatkan dukungan lebih besar.

“Melalui Program FIFA Forward, pendanaan akan meningkat dari USD 8 juta menjadi USD 20 juta per Asosiasi Anggota FIFA melalui Program FIFA Fast Forward yang baru,” tulisnya.

Infantino menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa FFE masih berupa tawaran dan keputusan akhir berada di tangan anggota FIFA.

“Ini adalah peluang emas untuk mempercepat pengembangan sepakbola di seluruh dunia. Tetapi ini hanyalah sebuah tawaran, bukan kewajiban. Pilihan tersebut berada di tangan Asosiasi Anggota FIFA kami, dan kami di sini untuk mendiskusikannya dengan semua orang,” tutupnya.

(*)