Enrique Riquelme Soroti Absennya Pemain Real Madrid di Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026

Calon presiden Real Madrid, Enrique Riquelme
Calon presiden Real Madrid, Enrique Riquelme
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Skuad Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026 resmi diumumkan tanpa satu pun pemain dari Real Madrid.

Situasi ini langsung menjadi sorotan publik sepak bola Spanyol karena dianggap sebagai momen yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern La Furia Roja.

banner 325x300

Absennya pemain dari raksasa La Liga tersebut menjadi bahan diskusi hangat di media Spanyol, mengingat Real Madrid selama puluhan tahun selalu menjadi salah satu penyumbang pemain penting bagi tim nasional, baik di Piala Dunia maupun turnamen besar lainnya.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, disebut memilih skuad berdasarkan performa terkini, kebugaran, dan kebutuhan taktik tim, tanpa mempertimbangkan dominasi klub tertentu. Keputusan ini membuat sejumlah nama besar dari klub-klub Spanyol lainnya dan liga luar negeri lebih diprioritaskan dalam komposisi akhir tim.

Situasi ini juga memicu komentar dari calon presiden Real Madrid, Enrique Riquelme.

Ia menilai situasi ini mencerminkan pergeseran besar dalam komposisi pemain tim nasional.

“Tidak ada satu pun pemain Real Madrid di tim nasional Spanyol. Dalam 16 Piala Dunia yang diikuti (Spanyol), selalu ada pemain Real Madrid,” ujar Riqueme kepada Cadena Cope.

Ia juga menyoroti dampak emosional bagi suporter muda Madrid yang tidak melihat pemain klub mereka di panggung terbesar sepak bola dunia.

“Jersey siapa yang akan dipakai fans Madrid atau anak-anaknya ketika menonton Piala Dunia? Salah satu punya Lamine Yamal? Sebagai penggemar Madrid, itu bikin saya frustrasi, tapi ada solusinya.” katanya.

Janji Politik Jelang Pemilihan Presiden

Dalam konteks pemilihan presiden Real Madrid yang akan digelar pada 7 Juni, Riquelme mengaitkan situasi ini dengan visi kepemimpinannya. Ia menegaskan akan berupaya mengembalikan pemain Spanyol ke skuad Madrid jika terpilih.

“Kalau saya jadi presiden Real Madrid, saya akan mendatangkan pemain tim nasional Spanyol yang akan main di Piala Dunia,” katanya.

Pernyataan tersebut ia gunakan untuk menantang presiden petahana Florentino Pérez, yang selama ini dikenal dengan kebijakan transfer global dan fokus pada pemain bintang internasional.

Riquelme Kritik Kebijakan Perez

Riquelme yang sudah disahkan sebagai calon presiden sejak Minggu lalu, membawa misi besar untuk melengserkan dominasi Perez.

Ia menilai rezim Perez telah kehilangan taji setelah Los Blancos dianggap gagal total tanpa raihan trofi dalam dua tahun terakhir.

Ia juga menyoroti kebijakan transfer Perez yang dinilai buruk hingga membuat tim kelimpungan.

Bahkan, isu miring mengenai keretakan internal turut mencuat, di mana suasana ruang ganti dikabarkan tidak lagi harmonis akibat munculnya kubu-kubuan antarpemain.

Kondisi ini memicu gelombang tuntutan perubahan besar-besaran dari para Madridista. Mereka mendesak adanya perombakan total, tidak hanya di level pemain dan staf pelatih, tetapi juga di jajaran petinggi klub.

Menjawab keresahan fans, Riquelme menjanjikan revolusi skuad sebagai senjata utamanya. Tak main-main, ia mengklaim sudah menjalin komunikasi intens dan mengantongi kesepakatan dengan dua nama besar untuk didatangkan ke Santiago Bernabeu jika dirinya terpilih nanti.

“Kami akan menggaet dua pemain bintang top. Saya punya kesepakatan apabila terpilih sebagai presiden, dua pemain top dunia akan gabung Real Madrid. Dua pemain top itu cocok untuk program jangka pendek, menengah, dan panjang,” kata Riquelme seperti dikutip detikSport dari ESPN.

(*)

1.158 Tayangan
banner 325x300