Daerah  

Wali Kota Andi Harun Lepas Keberangkatan Jemaah Haji Asal Samarinda

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji asal Kota Samarinda tahun 2026.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji asal Kota Samarinda tahun 2026.

ANALITIKNEWS.COMSuasana penuh haru dan kekhidmatan menyelimuti halaman parkir GOR Segiri pada Sabtu (25/4/2026), saat Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara resmi melepas keberangkatan kloter pertama jemaah haji asal Kota Samarinda tahun 2026.

Acara pelepasan ini menjadi momen penting bagi 360 orang rombongan jemaah dan petugas pendamping, yang terdiri dari 356 jemaah haji serta 4 petugas.

Dari total jemaah, tercatat 202 perempuan dan 154 laki-laki yang siap menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci.

Setelah prosesi pelepasan, para jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju embarkasi Balikpapan sebelum bertolak ke Jeddah, Arab Saudi, untuk memulai rangkaian ibadah haji.

Dalam sambutannya, Wali Kota Andi Harun menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesiapan seluruh jemaah.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari tahap pemberangkatan hingga kepulangan jemaah ke tanah air.

“Alhamdulillah hari ini kita melepas kloter pertama jemaah haji Kota Samarinda menuju embarkasi Balikpapan, sebelum melanjutkan perjalanan ke Jeddah untuk menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji,” ungkapnya.

Ia menegaskan harapannya agar seluruh jemaah dapat menjalani setiap tahapan ibadah dengan lancar tanpa hambatan berarti. Pemerintah Kota Samarinda, menurutnya, terus berupaya memberikan dukungan terbaik bagi para jemaah.

“Harapan kita, seluruh jemaah berangkat dalam keadaan sehat dan selamat, lalu kembali ke tanah air berkumpul dengan keluarga dalam kondisi sehat walafiat serta membawa haji yang mabrur,” lanjutnya.

Titipan Doa untuk Kota Samarinda

Selain mendoakan jemaah, Andi Harun juga menitipkan harapan kepada para jemaah agar turut mendoakan Kota Samarinda selama berada di Tanah Suci. Ia berharap doa-doa tersebut membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

“Kami menitipkan doa agar kota ini selalu dilindungi, dijauhkan dari segala bencana, dan masyarakatnya hidup dalam persatuan serta kebahagiaan,” katanya.

Ia juga secara khusus memohon doa agar para penyelenggara pemerintahan diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah. Menurutnya, dukungan spiritual dari para jemaah haji memiliki arti penting bagi keberlangsungan pembangunan daerah.

Bantuan Pribadi sebagai Wujud Kepedulian

Dalam kesempatan tersebut, Andi Harun mengungkapkan bahwa dirinya memberikan bantuan pribadi sebesar 100 riyal kepada setiap jemaah. Ia menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus perhatian kepada warga yang menunaikan ibadah haji.

“Ini hanya ungkapan rasa syukur kami. Jumlahnya memang tidak seberapa, tapi semoga bisa menjadi penyambung hubungan emosional antara warga dengan kota ini saat berada di Tanah Suci,” tutupnya.

Keberangkatan kloter pertama ini menjadi awal dari rangkaian panjang perjalanan ibadah haji tahun 2026 bagi warga Samarinda. Momen tersebut tidak hanya menjadi simbol keberangkatan spiritual, tetapi juga meninggalkan kisah-kisah haru antara jemaah dan keluarga yang mengantar. Pemerintah kota berharap seluruh jemaah dapat kembali dengan selamat dan membawa keberkahan bagi diri sendiri, keluarga, serta daerah asal mereka.

(*/tim redaksi)

Exit mobile version