ANALITIKNEWS.COM – MotoGP Jerman 2026 menjadi ujian penting bagi Fabio Quartararo dan Monster Yamaha.
Alih-alih datang dengan optimisme tinggi, mantan juara dunia MotoGP itu justru mengakui Sachsenring merupakan salah satu sirkuit yang paling sulit bagi Yamaha YZR-M1.
Kondisi tersebut membuat Quartararo memilih fokus memaksimalkan potensi motor demi mengamankan hasil terbaik sebelum kompetisi memasuki jeda musim panas.
Seri di Sachsenring menjadi balapan terakhir pada paruh pertama musim MotoGP 2026. Momentum itu ingin dimanfaatkan Quartararo untuk menutup paruh pertama musim dengan tambahan poin penting, meski ia menyadari peluang Yamaha bersaing di barisan depan tidak akan mudah.
Quartararo datang ke MotoGP Jerman setelah finis di posisi kedelapan pada MotoGP Belanda di Sirkuit Assen dua pekan lalu. Hasil tersebut memang belum memuaskan, tetapi ia menilai Yamaha mampu memaksimalkan paket motor yang dimiliki dalam balapan yang berlangsung sangat menguras tenaga.
“Assen sangat menguras fisik, tetapi kami berhasil mendapatkan hasil semaksimal mungkin dari balapan itu,” kata Quartararo seperti dilansir Crash.net.
Evaluasi dari Assen menjadi bekal Yamaha untuk menghadapi Sachsenring. Tim pabrikan Jepang itu berupaya menemukan setelan terbaik sejak sesi latihan bebas agar dapat meningkatkan performa motor pada kualifikasi maupun balapan.
Sachsenring Belum Bersahabat dengan Yamaha
Meski pernah meraih kemenangan di Sachsenring, Quartararo menilai kondisi Yamaha saat ini berbeda dibandingkan beberapa musim lalu. Karakter lintasan yang dipenuhi tikungan dan menuntut keseimbangan motor membuat YZR-M1 kesulitan bersaing dengan motor para rival.
Karena itu, Quartararo tidak ingin memasang target muluk. Ia memilih mengarahkan fokus tim pada peningkatan performa secara bertahap sepanjang akhir pekan balapan.
“Sachsenring adalah sirkuit yang menyimpan banyak kenangan indah bagi saya, termasuk kemenangan di sana. Jadi menyenangkan bisa kembali lagi,” ujarnya.
“Tetapi ini bukan sirkuit yang mudah bagi kami. Kami akan fokus pada hal-hal positif, terus bekerja keras, dan berusaha tampil kompetitif sejak awal akhir pekan.”
Pernyataan tersebut menunjukkan Quartararo tetap berusaha realistis menghadapi tantangan yang menanti Yamaha. Ia berharap tim dapat memanfaatkan setiap sesi untuk meningkatkan performa YZR-M1 sehingga mampu bersaing lebih baik dibandingkan beberapa seri sebelumnya.
Bidik Modal Positif Sebelum Libur Musim
MotoGP Jerman menjadi kesempatan terakhir bagi seluruh tim untuk mengumpulkan poin sebelum jeda musim panas dimulai. Bagi Quartararo, hasil di Sachsenring akan menjadi modal penting untuk menjalani evaluasi dan mempersiapkan paruh kedua musim.
Ia berharap Yamaha mampu menemukan performa terbaik sejak awal akhir pekan sehingga peluang meraih hasil positif tetap terbuka.
“Target kami adalah memasuki jeda musim panas dengan hasil sebaik mungkin,” kata Quartararo.
Dengan tantangan besar yang dihadapi Yamaha di Sachsenring, Quartararo menyadari setiap poin akan sangat berarti. Karena itu, ia memilih mengedepankan konsistensi dan kerja keras tim sebagai modal utama untuk mengakhiri paruh pertama MotoGP 2026 dengan hasil yang maksimal.
(*)
