Prabowo Ingin Anggaran Mitigasi Bencana Naik, Purbaya Tunggu Hitungan BNPB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa

ANALITIIKNEWS.COM – Pemerintah membuka ruang untuk menambah anggaran mitigasi bencana, tetapi belum menentukan besaran dana yang akan digelontorkan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pemerintah akan menyesuaikan tambahan anggaran dengan kebutuhan yang dihitung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Purbaya menjelaskan BNPB menjadi instansi yang menghitung kebutuhan pendanaan mitigasi bencana. Setelah menerima perhitungan tersebut, Kementerian Keuangan akan menindaklanjutinya dengan menyesuaikan alokasi anggaran.

“Nanti kita tingkatkan sesuai permintaan, kan BNPB yang hitung,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (7/9/2026).

Kemenkeu Belum Terima Perhitungan

Purbaya menyebut BNPB hingga saat ini belum menyerahkan perhitungan kebutuhan tambahan anggaran kepada Kementerian Keuangan. Kondisi tersebut membuat pemerintah belum bisa menetapkan nominal tambahan dana.

“Nanti kita lihat seperti apa perhitungan BNPB. Kan sekarang saya belum terima,” ujarnya.

Prabowo Mau Tambah Anggaran Mitigasi Bencana

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto  menegaskan pentingnya memperkuat mitigasi bencana mengingat tingginya risiko bencana alam di Indonesia.

Prabowo mengatakan pemerintah akan meningkatkan alokasi anggaran untuk mitigasi bencana secara signifikan.

Menurutnya, kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan Cincin Api Pasifik atau Ring of Fire membuat pemerintah harus meningkatkan kesiapsiagaan.

“Negara yang berada di lingkaran api the ring of fire membawa kita untuk kita harus siap menghadapi keadaan seperti ini setiap saat,” kata Prabowo dalam rapat terbatas penanganan bencana alam dengan kepala daerah secara virtual, Senin (7/9/2026).

Prabowo menilai tingginya potensi bencana harus mendorong pemerintah memperkuat langkah mitigasi sejak sebelum bencana terjadi.

Ia menyebut peningkatan anggaran sebagai salah satu langkah penting untuk menghadapi kondisi tersebut.

“Berarti mungkin pelajaran juga bagi kita, bagi pemerintahan yang saya pimpin, alokasi anggaran untuk mitigasi bencana harus kita tambah secara signifikan,” lanjutnya.

Prabowo juga menilai pemerintahannya kini memiliki kemampuan yang lebih baik dalam merespons bencana dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia mencontohkan penanganan bencana di sejumlah wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Saya kira dalam menghadapi keadaan ke depan kita akan lebih mampu, sekarang pun dibanding dengan tahun tahun dulu respons kita sangat cepat, keadaan bencana di Sumatera, Aceh, Sumut, dan Sumbar ternyata respons kita cukup masif, cukup cepat,” ujarnya.

(*)