ANALITIKNEWS.COM – DPRD Samarinda mengingatkan Pemerintah Kota Samarinda agar tidak terburu-buru membuka kawasan Teras Samarinda Tahap 2 sebelum seluruh standar keselamatan benar-benar terpenuhi.
Peringatan tersebut muncul karena lokasi proyek berada langsung di tepian Sungai Mahakam yang memiliki tingkat risiko lebih tinggi dibandingkan area publik biasa.
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan bahwa faktor keamanan pengunjung harus menjadi perhatian utama pemerintah dan pihak pengelola.
Ia menilai keberadaan ruang publik yang nyaman dan menarik tidak akan berarti apabila aspek keselamatan masih diabaikan.
Helmi menjelaskan bahwa karakteristik kawasan Teras Samarinda Tahap 2 berbeda dengan ruang publik lainnya. Lokasinya yang berada di sepanjang bantaran Sungai Mahakam membuat pemerintah harus menyiapkan pengamanan ekstra, mulai dari pagar pembatas, jalur evakuasi, penerangan, hingga sistem pengawasan.
“Teras Smarinda tahap 2 ini berbeda dari yang sebelumnya, ini berada langsung di sepanjang tepian Sungai Mahakam. Jadi, faktor keselamatan pengunjung harus benar-benar dipastikan,” kata Helmi.
Lokasi di Tepian Sungai Dinilai Berisiko
Menurutnya, pemerintah tidak boleh hanya fokus pada percepatan pembukaan kawasan demi mengejar target kunjungan masyarakat atau kepentingan ekonomi.
Ia meminta seluruh tahapan pembangunan dan pengujian fasilitas dilakukan secara menyeluruh sebelum area tersebut dioperasikan.
“Kami berharap semua tahapan yang dilakukan pengelola benar-benar mengikuti prosedur dan kajian yang ada. Jangan sampai terkesan dipaksakan buka, sementara aspek pendukung keselamatannya belum sepenuhnya siap,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah harus belajar dari berbagai kasus kecelakaan di ruang publik yang terjadi akibat kelalaian dalam memastikan standar keamanan.
Karena itu, DPRD meminta seluruh pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh sebelum kawasan dibuka secara resmi.
DPRD Dukung Pengembangan Ruang Publik
Meski memberikan peringatan keras terkait aspek keselamatan, DPRD Samarinda tetap mendukung pembangunan Teras Samarinda sebagai salah satu ikon baru kota.
Kawasan tersebut dinilai mampu menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Tepian.
Helmi mengatakan, keberadaan ruang publik modern dapat membuka peluang bagi pelaku usaha kecil, komunitas kreatif, hingga sektor pariwisata lokal. Kehadiran Teras Samarinda juga diharapkan mampu mempercantik wajah kota dan menjadi destinasi baru bagi warga maupun wisatawan.
Namun demikian, ia menekankan bahwa manfaat ekonomi tidak boleh mengesampingkan keselamatan masyarakat. Pemerintah harus memastikan seluruh fasilitas benar-benar aman digunakan oleh pengunjung dari berbagai usia.
“Tapi kembali lagi, keselamatan masyarakat tetap harus menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar,” tegasnya.
(Adv/dprdsmd)










