ANALITIKNEWS.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) segera melaksanakan program pelatihan untuk wasit yang akan mengikuti sertifikasi di lima cabang olahraga (cabor), yaitu voli, karate, squash, pickleball, dan catur yang akan dilaksanakan Desember 2024 mendatang.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi wasit, sekaligus memastikan bahwa setiap pertandingan olahraga di Kaltim berlangsung sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan bahwa program sertifikasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa wasit yang bertugas di berbagai cabor memiliki kualifikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Sertifikasi wasit untuk cabor voli, karate, squash, pickleball, dan catur akan segera dilaksanakan. Kami ingin memastikan bahwa wasit memiliki pengetahuan yang mendalam tentang aturan dan prosedur di masing-masing cabang olahraga,” ujar Rasman.
Rasman menambahkan, sertifikasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas wasit, tetapi juga untuk memberi mereka kesempatan untuk berkembang lebih jauh dalam dunia olahraga, termasuk berkompetisi di level yang lebih tinggi.
Dengan adanya sertifikasi, wasit yang terlibat dalam penyelenggaraan pertandingan olahraga di Kaltim dapat memastikan kualitas pertandingan yang lebih baik dan lebih profesional.
“Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan olahraga di Kaltim. Dengan wasit yang terlatih dan tersertifikasi, kami yakin bahwa pertandingan akan berjalan lebih lancar dan sesuai dengan standar,” tambah Rasman.
Selain itu, Dispora Kaltim berharap pelatihan dan sertifikasi ini akan membuka lebih banyak peluang bagi wasit untuk berkarir di dunia olahraga, baik di tingkat regional maupun nasional. Sertifikasi yang diberikan juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas atlet dan penyelenggara acara olahraga di Kaltim.
“Ke depan, kami ingin mencetak wasit yang tidak hanya terampil dalam memimpin pertandingan, tetapi juga memiliki pemahaman yang mendalam tentang aturan permainan, sehingga dapat meningkatkan kualitas kompetisi olahraga di Kaltim,” pungkas Rasman.
(Advertorial)










