Dispora – IGORNAS Kaltim Jalin Kerjasama Rancang Program Pengembangan Olahraga Tingkat SD, SMP dan SMA

ILUSTRASI - Pelajar SD SMP, dan SMA./ (Istimewa)
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyoroti rendahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga di Kalimantan Timur (Kaltim).

Atas hal itu, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim segera mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet di daerah ini. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses regenerasi atlet dan membawa Kaltim menjadi salah satu provinsi yang melahirkan talenta olahraga berbakat di tingkat nasional dan internasional.

banner 325x300

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Sugiarta, menjelaskan bahwa pihaknya telah menjalin kerjasama dengan Ikatan Guru Olahraga Nasional (IGORNAS) Kaltim untuk merancang program pengembangan olahraga yang terintegrasi di tingkat pendidikan dasar (SD) dan menengah pertama dan akhir (SMP dan SMA).

“Kami telah melakukan koordinasi dengan IGORNAS untuk memastikan bahwa pembelajaran olahraga di sekolah-sekolah lebih sesuai dengan kebutuhan serta minat anak didik, dari SD hingga SMA,” ujarnya.

Fokus utama dari inisiatif ini adalah mengidentifikasi jenis olahraga yang diminati oleh siswa di berbagai jenjang pendidikan. Dengan informasi ini, Dispora Kaltim berencana merancang program pelatihan yang lebih tepat sasaran, mengarah pada pengembangan atlet yang potensial sejak dini.

“Kami ingin mengetahui olahraga apa yang paling diminati oleh siswa di sekolah tertentu, sehingga program pelatihan yang kami buat benar-benar sesuai dengan minat mereka dan dapat mendukung regenerasi atlet di Kaltim,” jelas Bagus.

Sebagai bagian dari strategi ini, Dispora Kaltim juga berkomitmen untuk memperkuat kualitas guru olahraga di wilayah tersebut. Salah satu langkah yang diambil adalah mendorong IGORNAS untuk mengadakan pelatihan rutin bagi para guru olahraga, yang memiliki peran penting dalam mengidentifikasi dan mengembangkan bakat atlet muda.

“Kami berharap IGORNAS dapat menyusun program pelatihan khusus bagi guru olahraga agar mereka dapat membimbing siswa dengan lebih baik dan memaksimalkan potensi atlet masa depan,” kata Bagus.

Selain pelatihan untuk guru, Dispora Kaltim juga menekankan pentingnya peran aktif sekolah dalam pembinaan atlet, terutama bagi siswa yang berpotensi mengikuti ajang bergengsi seperti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

“Sekolah harus menjadi bagian integral dari ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan. Kami berharap melalui kolaborasi antara Dispora, IGORNAS, dan pihak sekolah, kita dapat mewujudkan regenerasi atlet yang lebih solid dan berkelanjutan,” tambah Bagus.

Untuk memastikan keberhasilan program-program ini, Bagus menegaskan perlunya sinergi antara semua pihak yang terlibat.

“Kami tidak ingin program-program ini berjalan secara terpisah. Harus ada keselarasan antara Dispora, IGORNAS, dan sekolah agar pembinaan SDM olahraga di Kaltim menjadi lebih terstruktur dan sistematis,” tegasnya.

Langkah-langkah yang diambil Dispora Kaltim ini diharapkan mampu mengatasi tantangan pengembangan SDM olahraga yang dihadapi Kaltim, sekaligus membuka peluang bagi lebih banyak atlet berbakat untuk berkembang.

Dengan kolaborasi yang erat dan keselarasan antar lembaga, Dispora Kaltim yakin dapat mempercepat pembangunan olahraga di provinsi ini, serta membawa Kaltim menjadi kekuatan baru di dunia olahraga Indonesia.

(adv/disporakaltim)

banner 325x300