Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri Ajak Lulusan FEBP UMKT Jadi Agen Perubahan Ekonomi Daerah

Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri diacar Yudisium dan pembekalan calon lulusan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Politik (FEBP) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menghadiri acara yudisium dan pembekalan calon lulusan Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Politik (FEBP) Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) pada Minggu (12/10/2025).

Dalam sambutannya, Saefuddin menekankan pentingnya peran lulusan FEBP dalam pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di daerah.

banner 325x300

Acara yang diikuti sekitar 300 mahasiswa yudisium tersebut menjadi momentum refleksi sekaligus motivasi bagi para lulusan untuk berkontribusi aktif di berbagai sektor, baik pemerintahan, swasta, maupun masyarakat.

“Lulusan FEBP memiliki peran strategis dalam membangun sistem ekonomi yang kuat dan inklusif. Mereka harus mampu menjadi agen perubahan yang bisa mengidentifikasi masalah, merancang solusi, dan membawa kemajuan bagi daerahnya,” ujar Saefuddin dalam pidatonya.

Ia menambahkan, lulusan ekonomi dan bisnis tidak hanya dipersiapkan menjadi profesional seperti analis keuangan atau manajer bisnis, tetapi juga memiliki peluang besar untuk menjadi birokrat, perencana kebijakan publik, hingga aktivis ekonomi kerakyatan yang membangun kesadaran finansial masyarakat.

Hadapi Tantangan Dunia Kerja Digital

Dalam kesempatan tersebut, Saefuddin juga mengingatkan tantangan besar yang menanti para lulusan di dunia kerja, khususnya terkait kesenjangan keterampilan.

Ia mengutip data McKinsey (2023) yang menyebutkan bahwa sekitar 60 persen lulusan perguruan tinggi di Indonesia belum memenuhi kebutuhan industri dalam hal keterampilan teknis dan soft skills.

Menurutnya, penguasaan teknologi dan perangkat analisis data seperti Microsoft Excel tingkat lanjut, SQL, dan software analitik kini menjadi standar di sektor ekonomi.

Ia menekankan pentingnya adaptasi terhadap perubahan zaman, terutama di era Industri 4.0 yang ditandai dengan otomatisasi, kecerdasan buatan (AI), big data, dan Internet of Things (IoT).

“Kuncinya ada pada mindset digital dan kemauan untuk terus belajar. Jangan takut gagal, karena dalam dunia inovasi, kegagalan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan,” tegasnya.

 Ciptakan Peluang, Bukan Hanya Cari Kerja

Di akhir pidatonya, Saefuddin Zuhri mendorong para lulusan untuk tidak hanya siap menjadi pekerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja baru di tengah pertumbuhan ekonomi digital.

“Kalian bukan hanya penerus bangsa, tapi juga pencipta peluang bagi masa depan Samarinda,” pungkasnya.

Acara yudisium ini menjadi bagian dari upaya Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dalam mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga siap menghadapi tantangan global dengan semangat kewirausahaan dan tanggung jawab sosial. (*)

banner 325x300