Wacana Pertemuan Prabowo dan Megawati, Dasco Sebut Masih Terus Digagas

Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri

ANALITIKNEWS.COM – Wacana pertemuan Presiden yang juga Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri terus berhembus.

Wacana ini tentunya menarik perhatian banyak pihak, mengingat kedekatan kedua tokoh dalam peta politik Indonesia yang sangat berpengaruh.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, memberikan tanggapan positif terkait pertemuan yang tengah digagas antara Prabowo dan Megawati. Menurutnya, hubungan antara Partai Gerindra dan PDIP sejauh ini terjalin dengan baik.

“Ya saya pikir ada pertemuan-pertemuan yang kemudian digagas oleh kawan-kawan, baik dari PDIP maupun dari Gerindra, itu yang saya dengar,” ungkap Dasco di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/1/2025).

Kendati demikian, Dasco yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat itu mengaku belum mengetahui perkembangan proses itu sejauh mana. Namun dia meyakini pertemuan antara Gerindra dan PDIP akan berakhir ke antar ketum.

“Dan saya belum mengetahui lebih lanjut perkembangannya sampai mana, tapi kira-kira mungkin mengarah ke sana,” ujarnya.

Dasco menyebut belum mengetahui momen pertemuan antara Prabowo dan Megawati akan terjadi sebelum atau sesudah Kongres PDIP pada April mendatang.

“Ya kita nggak tahu ya. Tergantung komunikasi-komunikasi yang dilakukan teman-teman. Jadi mungkin kalau intens dilakukan mungkin bisa atau kemudian sebelum atau sesudah (Kongres PDIP),” kata Dasco.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengungkap tidak sedikit pihak yang beranggapan hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto sedang tidak baik-baik saja. Megawati menepis itu.

Hal ini dasampaikan Megawati dalam pidato politiknya di HUT PDIP yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025).

“Pak Prabowo nih, orang mikir saya sama dia itu wah kayaknya musuhan atau apa, nggak, nggak,” ujar Megawati.

Megawati mengaku sempat berbincang dengan Prabowo mengadukan soal anak buahnya.

“Lah, tapi saya bilang, ‘Mas, kita kan boleh dong, saya ketua umum, kamu ketua umum, kalau kamu dibegitukan, melihat anak buah kamu dibegitukan, apa rasanya sebagai ketua umum, pasti perasaan kita sama,” pungkas Megawati.

(*)

Exit mobile version