TBC Mengancam, Dewan Minta Investigasi dan Penanganan Serius di Samarinda

POTRET -Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie (istimewa)

ANALITIKNEWS.COM – Meningkatnya kasus Tuberkulosis (TBC) di sejumlah daerah di Indonesia disorot serius oleh DPRD Kota Samarinda. 

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh pasif dan harus segera mengambil langkah konkret untuk menekan penyebaran penyakit menular ini.

Tiga daerah penyumbang kasus TBC tertinggi di Kaltim adalah Balikpapan, Samarinda, dan Kutai Kartanegara. Menurut Novan, hingga kini belum ada langkah nyata dari Pemkot Samarinda, termasuk koordinasi antara legislatif dan Dinas Kesehatan dalam penanggulangan TBC.

“Kami akan segera lakukan pertemuan dengan Dinkes untuk membahas kesiapan fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan strategi edukasi ke masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rencana investigasi DPRD terhadap penyebab peningkatan kasus, baik dari sisi lingkungan, musim, maupun pola hidup warga.

 “Inventarisasi kasus itu penting agar bisa intervensi lebih tepat,” tegas Novan.

Mengenai rencana uji coba vaksin TBC dari pemerintah pusat dan lembaga internasional seperti  Bill & Melinda Gates Foundation dan Wellcome Trust,Novan menyatakan Samarinda harus bersiap menyambut peluang tersebut.

 “Kalau memang ada program seperti itu, sistem dan SDM kita juga harus siap. Jangan sampai terlambat karena lemahnya koordinasi lintas sektor,” pungkasnya.

(Adv)

Exit mobile version