ANALITIKNEWS.COM – Kota Samarinda mengambil peran penting sebagai pelaksana awal program Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda, Asli Nuryadin mengungkapkan keterlibatan daerah bersifat mendukung.
Kota Samarinda menjadi satu dari 37 lokasi di Indonesia yang ditunjuk untuk mengimplementasikan program yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami hanya memfasilitasi karena kendali penuh program ini berada di tangan kementerian pusat tapi kami siap untuk menyukseskannya,” tegas Asli.
Ia mengatakan jumlah siswa penerima manfaat di Samarinda bertambah dua kali lipat dari sebelumnya hanya 100 siswa yang ditempatkan di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kaltim, kini 100 siswa tambahan akan ditampung di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Sungai Kunjang.
Asli menjelaskan bahwa data siswa penerima manfaat sedang diperbaharui oleh Dinas Sosial.
“Oleh karenanya, anggaran Rp48,25 juta bagi setiap siswa semua kebutuhan mereka dari makan hingga laptop dan tempat tinggal dibiayai penuh oleh pemerintah pusat ini bentuk nyata hadirnya negara di tengah masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa program ini digerakkan oleh sinergi lintas kementerian.
“Kementerian Sosial mengurus peserta didik, Kementerian PUPR membangun fasilitas, dan Kementerian Pendidikan menyediakan guru,” pungkasnya.
(*)
