Ronaldo Nikmati Setiap Momen di Piala Dunia Terakhirnya Bersama Portugal

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo

ANALITIKNEWS.COM – Cristiano Ronaldo memilih menikmati setiap momen yang tersisa bersama Timnas Portugal di Piala Dunia 2026. Penyerang veteran itu memastikan turnamen kali ini akan menjadi penampilan terakhirnya di ajang sepak bola terbesar dunia sebelum mengakhiri perjalanan panjang bersama Selecao das Quinas.

Keputusan tersebut disampaikan Ronaldo menjelang pertandingan babak 16 besar melawan Spanyol di Dallas Stadium, Selasa (7/7) pukul 02.00 WIB. Meski telah memastikan Piala Dunia 2026 menjadi yang terakhir, ia berharap perjalanan Portugal belum berhenti pada laga melawan rivalnya tersebut.

Ingin Menikmati Setiap Pertandingan

Ronaldo menegaskan dirinya tidak ingin terbebani dengan status sebagai pemain senior atau mendekati masa pensiun. Ia hanya ingin menikmati setiap pertandingan yang masih bisa dijalani bersama Portugal.

“Ini soal menikmatinya semaksimal mungkin. Ini akan menjadi Piala Dunia terakhir saya, tetapi mari kita berharap besok bukanlah pertandingan terakhir saya,” ujar Ronaldo dalam konferensi pers, Minggu (5/7) waktu setempat, dikutip ESPN.

Kapten Portugal itu menilai dirinya telah memberikan seluruh kemampuan selama lebih dari dua dekade membela negaranya. Karena itu, ia siap menerima apa pun hasil yang akan diraih Portugal pada turnamen kali ini.

“Hari itu akan tiba (pensiun dari timnas). Tapi saya akan jujur. Apa pun yang terjadi besok, Cristiano akan pergi dengan hati nurani yang bersih, tidak 100%, tetapi 1000%. Karena saya telah memberikan segalanya dalam sepak bola,” ujarnya.

Bermain karena Gairah

Ronaldo mengaku tidak lagi mengejar pengakuan ataupun pencapaian pribadi. Menurutnya, kecintaan terhadap sepak bola menjadi alasan utama dirinya tetap tampil kompetitif hingga usia 41 tahun.

“Saya tidak membutuhkannya, saya memiliki kehidupan yang baik, tetapi ini tentang gairah. Saya bermain sepak bola karena saya mencintainya… Anda harus menikmati setiap hari. Dan saya telah mencetak tiga gol (di Piala Dunia 2006), saya tidak terlalu buruk, kan?,” katanya.

Pemain yang telah membela Portugal sejak 2003 itu juga mengaku sangat menikmati atmosfer Piala Dunia edisi kali ini. Dukungan suporter menjadi alasan mengapa turnamen tersebut terasa begitu spesial baginya.

“(Turnamen) ini fantastis. Ini melampaui lapangan… Ini adalah Piala Dunia yang paling akan saya ingat, karena gairah orang-orang. Kali ini bahkan lebih, saya tidak tahu mengapa. Secara emosional, ini yang terbaik. Saya sangat menikmatinya,” tandasnya.

Gelar Bukan Tolok Ukur Segalanya

Meski belum pernah mengangkat trofi Piala Dunia, Ronaldo mengaku tidak merasa kariernya akan menjadi lebih sempurna jika berhasil menjadi juara. Ia menilai setiap pencapaian yang telah diraihnya bersama Portugal sudah menjadi kebanggaan tersendiri.

“Saya tidak kekurangan apa pun dalam hidup. Saya tak akan menjadi lebih atau kurang karena saya memenangi Piala Dunia. Kami memiliki kualitas untuk menang, namun hanya satu negara yang dapat memenanginya… Usia memberi Anda kedewasaan dan pengalaman,” ujarnya.

Ronaldo juga mengaku bersyukur atas setiap kritik yang diterimanya selama berkarier. Menurutnya, kritik telah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat.

“Saya bersyukur bahkan atas serangan yang saya terima, memasuki usia 40 tahun — dan saya berharap dapat hidup 40 tahun lagi — dengan kritik, itulah cara Anda tumbuh paling banyak sebagai pribadi, dan saya berterima kasih kepada para jurnalis untuk itu,” tegasnya.

Sejak menjalani debut bersama Portugal pada 2003, Ronaldo telah mencatatkan 232 penampilan dan mencetak 146 gol di level internasional. Ia juga membantu Portugal meraih gelar Piala Eropa 2016 serta UEFA Nations League pada 2019 dan 2025. Kini, Ronaldo berharap dapat menutup perjalanan panjangnya bersama tim nasional dengan kenangan terbaik di Piala Dunia 2026.

(*)