ANALITIKNEWS.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) menerapkan kebijakan pengelolaan yang berbasis pada Peraturan Daerah (Perda) dalam upaya menjaga kualitas fasilitas dan mengoptimalkan penggunaan Komplek GOR Kadrie Oening di Samarinda.
Sebagai informasi, Komplek GOR Kadrie Oening di Samarinda tidak hanya dikenal sebagai pusat olahraga bagi masyarakat, tetapi juga sebagai ruang multifungsi yang mendukung beragam kegiatan komunitas.
Dengan fasilitas lengkap yang meliputi arena olahraga, lahan parkir luas, serta Gedung Serbaguna, kawasan ini menjadi pilihan utama untuk berbagai acara, mulai dari musik, pameran makanan, hingga pernikahan.
Kepala UPTD Dispora Kaltim, Junaidi, mengungkapkan bahwa Perda ini bertujuan untuk menjaga keberlanjutan gedung dan meminimalkan kerusakan akibat penggunaan yang berlebihan.
“Perda ini tidak hanya untuk mengatur frekuensi penggunaan gedung, tetapi juga untuk memastikan kondisi fasilitas tetap terjaga. Kami menetapkan skala prioritas, dengan mengutamakan kegiatan yang benar-benar diperlukan masyarakat,” ujar Junaidi.
Pembatasan ini, menurutnya, bertujuan untuk mencegah kerusakan akibat penggunaan yang berlebihan dan untuk memastikan gedung tetap dalam kondisi optimal.
Selain itu, pendapatan yang diperoleh dari penyewaan Gedung Serbaguna juga dialokasikan untuk pemeliharaan dan perbaikan fasilitas. Junaidi menekankan bahwa meskipun pengelolaan gedung memiliki elemen komersial, tujuan utama tetaplah keberlanjutan fasilitas untuk kepentingan publik.
“Dengan memberikan jeda waktu antara penggunaan gedung, kita bisa memastikan kualitas fasilitas tetap terjaga dalam jangka panjang,” tambahnya.
Pembatasan penggunaan ini, meski membatasi jumlah acara yang dapat diselenggarakan, justru dianggap sebagai langkah penting untuk mempertahankan kualitas fasilitas bagi masyarakat.
Komplek GOR Kadrie Oening, dengan pengelolaan yang terencana, kini tidak hanya menjadi tempat bagi warga Samarinda untuk berolahraga, tetapi juga ruang untuk berkreasi, berinteraksi, dan menggelar berbagai acara yang mendukung kebudayaan dan sosial masyarakat.
Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, kawasan ini diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mempertahankan fungsinya sebagai pusat kegiatan yang nyaman dan berkualitas.
(adv/disporakaltim)
