Daerah  

Ramadan Penuh Kepedulian, FPKS Samarinda Gelar Buka Puasa Bersama Anak Yatim di Samarinda

Foto: .Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang digelar FORUM PERTANI KELAPA SAWIT KALIMANTAN TIMUR (FPKS) di Samarinda, Sabtu (27/2/2026). (Ist)
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Forum Pertani Kelapa Sawit Kalimantan Timur (FPKS) menjadikan momentum Ramadan untuk memperkuat sinergi sektor perkebunan sekaligus berbagi dengan masyarakat melalui kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di Samarinda, Sabtu (27/2/2026).

Kegiatan bertajuk “FPKS Berbagi” tersebut dihadiri perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, perusahaan kelapa sawit, tokoh masyarakat, serta mahasiswa dari Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.

banner 325x300

FPKS: Kebersamaan Tak Hanya di Sektor Perkebunan

Ketua Umum FPKS, Asbudi, menegaskan kegiatan sosial menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk hadir di tengah masyarakat.

“Program berbagi santunan ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kami ingin kebersamaan ini tidak hanya terasa di sektor perkebunan, tetapi juga dalam kegiatan sosial,” ujar Asbudi dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai generasi penerus petani sawit di Kalimantan Timur.

“Mahasiswa ini nantinya akan menjadi generasi para petani. Mereka harus kita dukung agar mampu mengelola perkebunan secara berkelanjutan,” katanya.

Selain kegiatan sosial, Asbudi menegaskan FPKS memiliki peran strategis dalam tata kelola perkebunan sawit.

“Kami ingin FPKS terlibat aktif dalam perencanaan. Mulai dari penguatan kelembagaan petani, peningkatan kualitas produksi, hingga mendorong transparansi dalam penetapan harga. Dengan duduk bersama pemerintah dan perusahaan, kita bisa menjaga iklim usaha yang sehat,” ujarnya.

Terkait harga tandan buah segar (TBS), ia menyebut stabilitas harga membutuhkan proses pengawalan yang konsisten.

“Kenaikan harga tidak terjadi begitu saja. Ada proses, ada pengawasan, ada dialog. Kami di FPKS berupaya menjadi jembatan agar aspirasi petani tersampaikan, sehingga harga sawit tetap stabil dan cenderung meningkat sesuai mekanisme yang adil,” tegasnya.

Santunan untuk Anak Yatim dan Perempuan Tangguh

Dalam kegiatan tersebut, FPKS menyalurkan santunan kepada 24 anak yatim-piatu dan tiga pengasuh dari Panti Asuhan Baitul Hasan, serta 10 anak dan lima perempuan tangguh dari Rumah Berdaya Perempuan Samarinda. Total 34 anak bersama para pendamping menerima santunan.

Ketua panitia, Jumri, mengatakan kegiatan berbuka puasa dan santunan merupakan agenda rutin FPKS setiap bulan Ramadhan.

Dinas Perkebunan Apresiasi Peran FPKS

Kepala Bidang Dinas Perkebunan Kaltim, Taufikurrahman, mengapresiasi inisiatif FPKS yang dinilai berkontribusi dalam menjaga stabilitas sektor sawit.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dinas Perkebunan tidak bisa berjalan sendiri tanpa mitra. Kami sejajar dengan FPKS dan para pemangku kepentingan lainnya untuk mengawal pembangunan perkebunan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, FPKS turut berkontribusi dalam memberikan masukan saat penetapan harga TBS serta melakukan pengawasan di lapangan bersama pemerintah.

“Peran FPKS sangat strategis dalam menjaga stabilitas harga sawit, karena mereka menjadi jembatan antara petani, perusahaan, dan pemerintah,” katanya.

Melalui kegiatan ini, FPKS berharap kepedulian sosial dan penguatan tata kelola perkebunan dapat berjalan seiring demi keberlanjutan sektor kelapa sawit di Kalimantan Timur.

(Redaksi)

banner 325x300