Persiapan Pasar Ramadan di Stadion Segiri Samarinda Hampir Rampung

Lapak pasar Ramadan di Stadion Segiri Samarinda
Lapak pasar Ramadan di Stadion Segiri Samarinda
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Ramadan bukan hanya bulan penuh berkah, tetapi juga momentum perputaran ekonomi rakyat.

Di Samarinda, Pemerintah Kota melalui Dinas Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) kembali menghadirkan Pasar Ramadan di Stadion Segiri sebagai ruang interaksi sosial, wisata kuliner, sekaligus penggerak UMKM lokal.

banner 325x300

Kepala Disporapar Kota Samarinda, Muslimin, memastikan persiapan sudah mencapai 90 persen.

Ia memastikan sebagian besar kebutuhan teknis sudah terpenuhi dan tinggal penyelesaian akhir.

“Saat ini kita tinggal melakukan finishing terhadap kegiatan wisata belanja Ramadan. Persiapannya mencapai 90 persen, tinggal finishing saja,” jelas Muslimin, Rabu (18/02/2026).

Dia menambahkan, aktivitas penataan lapak sudah mulai berlangsung. Para pedagang bahkan bekerja hingga malam hari untuk menyiapkan meja serta perlengkapan jualan mereka menjelang hari pertama Ramadan.

Menurut ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) itu program Pasar Ramadan merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan Pemerintah Kota Samarinda melalui Disporapar sebagai bentuk dukungan terhadap perputaran ekonomi masyarakat selama bulan puasa.

“Yang pertama, aktivitas kegiatan dilaksanakan oleh Disporapar atau Pemerintah Kota Samarinda melalui Disporapar mengadakan Pasar Ramadan,” ujarnya.

Lebih dari 150 Petak Disiapkan

Ia menjelaskan, total terdapat lebih dari 150 petak yang disiapkan bagi para pelaku usaha makanan dan minuman. Selain berburu takjil, masyarakat juga akan menemukan beragam aktivitas pendukung yang turut meramaikan kawasan tersebut.

“Saat ini sudah kita melakukan finishing terhadap kegiatan wisata belanja Ramadan yang jumlahnya lebih 150 petak yang kita siapkan bagi masyarakat penjual makanan dan berbagai macam jenis kegiatan dilaksanakan di Pasar Ramadan,” terangnya.

Muslimin menyebut, mulai hari ini para pedagang sudah diperbolehkan masuk ke lokasi untuk menata meja serta perlengkapan dagangan mereka. Langkah ini dilakukan agar saat Ramadan dimulai, aktivitas jual beli sudah bisa berjalan.

“Mulai hari ini mereka sudah memasuki tempat untuk menyusun meja dan perlengkapan-perlengkapan dalam rangka wisata belanja Ramadan,” katanya.

Disporapar merencanakan pembukaan resmi Pasar Ramadan akan dilakukan pada Jumat mendatang oleh Wali Kota Samarinda. Meski demikian, secara operasional para pedagang dipersilakan mulai berjualan lebih awal.

“Mereka sudah buka duluan besok, tapi pembukaan resminya oleh Bapak Wali Kota hari Jumat,” ungkap Muslimin.

Terkait progres persiapan, ia kembali menegaskan bahwa seluruh pekerjaan fisik hampir selesai. Bahkan pada malam hari sebelum Ramadan, para pedagang disebut lembur untuk memastikan kesiapan lapak.

“Sudah 90 persen, tinggal finishing saja. Bahkan malam hari ini mereka sudah lembur semua menyiapkan meja-meja,” tegasnya.

Dari sisi pembiayaan, Muslimin menjelaskan bahwa pengelolaan Pasar Ramadan dilakukan secara swakelola dengan menggandeng event organizer. Disporapar, kata dia, lebih fokus menyediakan fasilitas dasar guna membantu masyarakat berjualan.

“Kita serahkan kepada event organizer yang mengatur. Kita tidak punya anggaran, kita hanya menyiapkan fasilitas dalam rangka membantu masyarakat melakukan kegiatan perekonomian di Pasar Ramadan,” jelasnya.

Biaya Sewa Lapak Terjangkau

Ia menekankan bahwa biaya sewa lapak dibuat relatif terjangkau agar pelaku UMKM dapat berpartisipasi. Setiap petak dibanderol Rp1.250.000 dengan fasilitas yang sudah cukup lengkap.

“Harganya Rp1.250.000 per petak. Itu sudah lengkap fasilitas listrik dan lain-lainnya,” ujarnya.

Pemerintah Kota Samarinda berharap Pasar Ramadan di Stadion Segiri dapat menjadi magnet ekonomi musiman sekaligus ruang rekreasi kuliner bagi masyarakat. Dengan jumlah lapak yang cukup banyak dan lokasi yang strategis, kegiatan ini diharapkan mampu menggerakkan roda UMKM lokal selama bulan suci.

Disporapar juga mengimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan, ketertiban, serta kualitas produk yang dijual. Dengan demikian, Pasar Ramadan tidak hanya ramai pengunjung, tetapi juga memberikan pengalaman yang nyaman bagi warga Samarinda.

Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, kawasan Stadion Segiri dipastikan akan kembali menjadi pusat keramaian masyarakat pada Ramadan tahun ini, baik untuk berburu takjil maupun menikmati suasana ngabuburit bersama keluarga.

(*)

banner 325x300