Ketegangan Meningkat, Iran Ancam Hancurkan Kapal Perang Amerika

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM  – Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, menegaskan bahwa negaranya memiliki kemampuan militer untuk menenggelamkan kapal perang Amerika Serikat yang berada di kawasan Teluk.

Pernyataan ini Khamenei sampaikan ditengah tekanan Amerika Serikat yang terus mengirim kapal perang di Timur Tengah

banner 325x300

“Kita terus mendengar bahwa mereka telah mengirim sebuah kapal perang ke arah Iran. Kapal perang tentu saja merupakan senjata berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya adalah senjata yang mampu menenggelamkannya,” ujarnya Selasa (17/2) waktu setempat

Ia menambahkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump tidak akan berhasil menghancurkan Republik Islam Iran.

Trump Beri Peringatan ke Iran

Trump sebelumnya mengingatkan Iran mengenai konsekuensi serius apabila negara itu gagal mencapai kesepakatan dalam pembicaraan yang berlangsung di Jenewa, Swiss, pada Selasa, 17 Februari 2026.

Peringatan tersebut muncul menjelang pertemuan penting antara Washington dan Teheran yang akan membahas isu nuklir.

Trump menyampaikan pernyataan itu kepada wartawan dalam perjalanan menuju Washington.

Ia menegaskan bahwa akan terlibat dalam proses pembicaraan tersebut, meskipun secara tidak langsung.

“Saya akan terlibat dalam pembicaraan itu, secara tidak langsung,” kata Trump.

Ia menambahkan bahwa Iran sebaiknya mempertimbangkan risiko besar jika memilih untuk tidak mencapai kesepakatan.

“Saya tidak berpikir mereka menginginkan konsekuensi jika tak mencapai kesepakatan,” ujarnya.

AS Kirim Kapal Induk Raksasa ke Timur Tengah

Trump mengumumkan bahwa kapal induk USS Gerald R. Ford akan segera dikirim ke Timur Tengah, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Iran terkait program nuklir negara tersebut.

Langkah ini menandai eskalasi baru dalam hubungan Washington–Teheran yang sedang menjalani negosiasi tidak langsung sejak pekan lalu.

“Kapal itu akan segera berangkat,” ujar Trump kepada wartawan pada Jumat (13/2) waktu setempat.

Ia menegaskan bahwa pengerahan kapal induk terbesar di dunia itu jika pembicaraan nuklir tidak menghasilkan kesepakatan.

“Jika kita tidak mencapai kesepakatan, kita akan membutuhkannya,” tambahnya, seperti pemberitaan AFP, Sabtu (14/2/2026).

USS Gerald R. Ford merupakan kapal induk terbaru dan terbesar dalam armada Angkatan Laut AS.

Kapal ini mampu membawa lebih dari 75 pesawat tempur, dilengkapi sistem radar dan pertahanan mutakhir, serta menampung ribuan personel.

Kehadirannya di kawasan Teluk Persia akan memperkuat kehadiran militer AS, sekaligus menjadi simbol tekanan politik terhadap Iran.

(*)

banner 325x300