Kepala Daerah Ikuti Retreat di Akademi Militer Magelang, Biaya Capai Rp13 Miliar

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto

ANALITIKNEWS.COM – Menteri Dalam Negeri menyelenggarakan retreat khusus bagi kepala daerah yang baru dilantik. Acara ini diadakan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah, pada 21 hingga 28 Februari 2025.

Retreat ini menjadi sarana penting bagi para kepala daerah untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam mengelola pemerintahan daerah.

Dalam kesempatan ini, kepala daerah akan mendapatkan pelatihan intensif dan pengalaman langsung dari berbagai narasumber berkompeten yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan mereka.

Dalam penyelenggaraannya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menyebut retreat kepala daerah menghabiskan Rp13 miliar dari anggaran APBN.

“Angkanya Rp13 miliar,” kata Bima kepada awak media di Media Center Magelang Retreat, Magelang, Jumat (21/2) siang.

Lebih lanjut ia mengatakan, kegiatan ini sebetulnya bagian dari program rutin yang memang diselenggarakan untuk kepala daerah sebagaimana diatur melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pembinaan, Pengawasan, Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Bima mengatakan program itu mencakup pembinaan, pengawasan dan peningkatan kapasitas para aparatur di daerah. Mengenai lokasi pelaksanaan, kata dia, menyesuaikan pada setiap periodenya.

Bima menekankan anggaran penyelenggaraan retreat periode ini di Akmil sepanjang 21-28 Februari 2025 secara nominal jelas lebih kecil dibandingkan pelaksanaan-pelaksanaan program sejenis sebelumnya.

“Nah, kalau dulu itu karena jumlah harinya lebih banyak, lebih panjang, bisa satu bulan lebih di Lemhanas dan dua minggu di Kemendagri, dan para pesertanya juga menginap di hotel. Tentu angkanya jauh lebih besar dari hari ini,” ujarnya.

“Jauh lebih besar karena hari ini tujuh hari di tenda, tujuh hari di tenda bukan fasilitas hotel. Dibandingkan dulu paket-paketnya itu dua minggu di Jakarta, kami menginap di hotel, satu bulan di Lemhanas juga walaupun disediakan di mess, tetapi banyak kepala daerah yang memilih menganggarkan dari APBD untuk menginap di hotel,” sambung Bima.

(*)

Exit mobile version