Justin Hubner Gabung Fortuna Sittard, Tolak Tawaran dari Klub Indonesia

Penggawa Timnas Indonesia, Justin Hubner
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Penggawa Timnas Indonesia, Justin Hubner resmi melanjutkan kariernya di Belanda bersama Fortuna Sittard.

Kepindahan ini diumumkan usai kontraknya bersama Wolverhampton Wanderers U21 berakhir pada 30 Juni 2025, membuatnya sempat menyandang status bebas transfer.

banner 325x300

Bek kelahiran Den Bosch, 14 September 2003, itu ternyata tidak sepi peminat.

Dalam pernyataannya, Hubner mengungkapkan sempat mendapat tawaran dari klub-klub Liga 1 Indonesia, namun memilih kembali ke Eropa demi perkembangan kariernya.

Ia mengaku senang bisa bergabung dengan Fortuna Sittard. Mantan pemain Cerezo Osaka itu yakin Sittard adalah klub yang tepat baginya.

“Tentu saja, klub dan semuanya yang ada di sini telah menyambut saya dengan baik. Kota ini tenang, berbeda daripada yang biasa saya rasakan. Tapi saya punya firasat baik di sini dan tidak sabar menanti pertandingan berikutnya. Ya, saya dirawat dengan baik di sini,” ujar Justin Hubner saat wawancara yang dirilis Voetbal Primeur, Jumat (8/8)

Fortuna Sittard bukan satu-satunya klub yang berusaha mendapatkan tanda tangan Justin Hubner. Pengoleksi 18 caps bersama Timnas Indonesia itu bisa saja mendapatkan gaji yang lebih tinggi jika menerima tawaran klub lain.

Salah satu klub yang memberi tawaran ke Hubner adalah klub dari Indonesia. Namun, Justin Hubner tidak mengungkap detail klub yang memberinya penawaran.

Hubner mengatakan bermain di Indonesia bukan pilihan yang tepat baginya saat ini. Hubner menolak tawaran klub Indonesia karena masih ingin bersaing di kompetisi level top Eropa.

“Sebenarnya saya bisa saja menandatangani kontrak empat minggu yang lalu. Hanya saja dari segi olahraga, itu bukan pilihan yang tepat. Saya bisa saja memilih uang. Hanya saja, dari segi olahraga, saya pikir ini adalah pilihan terbaik. Saya hanya ingin mendapatkan waktu bermain sebanyak mungkin di Eredivisie dan kemudian kita lihat saja apa yang terjadi selanjutnya.”

“Saya sengaja menunggu, dan saya pikir Fortuna adalah langkah yang bagus bagi saya untuk bisa berkembang. Karena saya pikir di usia saya, saya harus mendapatkan menit bermain sebanyak mungkin. Saya juga bisa bermain di Indonesia sekarang, tapi saya pikir dari perspektif olahraga, itu bukan pilihan yang tepat. Ya, saya sempat mendapat tawaran dari [klub] Indonesia,” tandasnya

(*)

banner 325x300