Daerah  

Felix Dosi Samon Nahkodai Rumah Flabamora Kaltim, Bawa Misi Satukan Warga NTT

Suasana rapat penetapan kepengurusan baru Perkumpulan Rumah Flabamora Kaltim yang digelar Sabtu (3/10/ 2026) yang berlangsung di Yen’s Delight Coffee Pastry & Resto/ist

ANALITIKNEWS.COM – Felix Dosi Samon dipercaya memimpin Perkumpulan Rumah Flabamora Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2026-2030.

Kehadiran kepemimpinan baru ini sekaligus menandai kebangkitan kembali organisasi masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kaltim yang sempat vakum selama kurang lebih dua tahun.

Penetapan kepengurusan baru dilakukan melalui Rapat Dewan Pembina Perkumpulan Rumah Flabamora Kaltim yang digelar Sabtu (3/10/ 2026) yang berlangsung di Yen’s Delight Coffee Pastry & Resto.

Dalam rapat tersebut, Felix Dosi Samon ditetapkan sebagai Ketua Umum, Arnoldus Moan Kiro sebagai Sekretaris, dan Oktovianus Siki sebagai Bendahara.

Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Rumah Flabamora Kaltim, Yustinus Alvonsus Selasa, berharap kepemimpinan baru mampu menghidupkan kembali aktivitas organisasi sekaligus memperkuat keberadaan masyarakat NTT di Kaltim.

Menurut Yustinus, jumlah warga asal NTT yang berdomisili di Kaltim cukup besar.

Bahkan, jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 100 ribu orang yang tersebar di berbagai daerah di Kaltim.

“Mereka memiliki berbagai profesi. Sayang kalau sebanyak itu tercecer dan tidak tergabung dalam organisasi ini,” ujar Yustinus.

Ia menilai, Perkumpulan Rumah Flabamora dapat menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus mendorong warga NTT berkontribusi bagi pembangunan daerah tempat mereka tinggal.

Felix Siap jalankan Amanah dan Tanggung Jawab

Sementara itu, Felix Dosi Samon menyebut kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai ketua umum merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar.

“Ini adalah amanah dan tanggung jawab. Bukan sesuatu yang mudah bagi kami. Saya akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Felix.

Ia berkomitmen membangun kembali semangat kebersamaan dengan merangkul seluruh warga NTT di Kaltim.

Menurutnya, organisasi harus hadir memberikan manfaat nyata bagi anggota maupun masyarakat secara luas.

Felix juga mengajak warga NTT untuk memberikan kontribusi terbaik melalui talenta dan kemampuan masing-masing.

Bangun Semangat Persatuan

Felix menegaskan, semangat penyatuan menjadi salah satu fokus kepemimpinannya.

Ia mengakui perbedaan pandangan dan dinamika merupakan hal yang tidak dapat dihindari dalam organisasi.

Namun, menurutnya, perbedaan tersebut harus dikelola menjadi kekuatan untuk membangun organisasi yang lebih baik.

“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Karena itu, semangat kita adalah bagaimana mempersembahkan talenta kita dari NTT di tempat kita berada, yakni di Kaltim,” tuturnya.

Ia berharap kepengurusan baru mampu membawa Perkumpulan Rumah Flabamora Kaltim semakin solid, aktif, dan menjadi wadah pemersatu masyarakat NTT di Benua Etam. (*)