DPRD Samarinda Ajak Pemerintah dan Masyarakat Bersinergi Cegah Bencana Lingkungan

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar
Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar

ANALITIKNEWS.COM – DPRD Kota Samarinda mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperkuat mitigasi bencana lingkungan di tengah kemarau panjang yang meningkatkan kekhawatiran terhadap kabut asap dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Langkah ini membutuhkan kerja sama pemerintah dan masyarakat untuk mencegah kebakaran, melindungi kesehatan warga, serta mempersiapkan lingkungan menghadapi musim hujan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa pemerintah dan masyarakat harus mengambil peran aktif dalam menghadapi potensi bencana akibat perubahan musim.

Menurutnya, seluruh pihak perlu meningkatkan kewaspadaan dan menjalankan langkah antisipasi secara terpadu agar dampak bencana lingkungan tidak semakin meluas.

Lindungi Kesehatan Masyarakat dari Paparan Asap

Deni mengingatkan bahwa kabut asap dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama warga yang memiliki penyakit penyerta. Karena itu, ia meminta masyarakat menjaga kesehatan dan mengurangi risiko paparan asap saat menjalankan aktivitas sehari-hari.

Ia mengimbau warga menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, khususnya saat kualitas udara memburuk. Warga yang memiliki gangguan kesehatan juga perlu memperhatikan kondisi tubuh dan membatasi kegiatan di luar rumah ketika paparan asap meningkat.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kondisi udara memburuk, guna mengurangi risiko paparan kabut asap,” kata Deni.

Langkah ini penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Selain mengimbau masyarakat menjaga kesehatan, Deni menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam mencegah kebakaran.

Menurutnya, pemerintah membutuhkan dukungan masyarakat untuk mengawasi lingkungan dan mencegah potensi kebakaran sejak dini.

“Pemerintah tidak mungkin mengawasi seluruh wilayah selama 24 jam tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kita harus bersama-sama meningkatkan pengawasan dan mencegah potensi kebakaran sejak dini,” tegasnya.

Siapkan Infrastruktur Menghadapi Musim Hujan

Di tengah kemarau yang masih berlangsung, Deni juga meminta Pemkot Samarinda menyiapkan langkah antisipasi menghadapi musim hujan. Pemerintah perlu memperbaiki drainase dan mengajak masyarakat bergotong royong membersihkan sampah agar saluran air berfungsi optimal ketika curah hujan meningkat.

Menurutnya, upaya mitigasi harus mencakup pencegahan karhutla, perlindungan kesehatan masyarakat, serta kesiapan infrastruktur untuk menghadapi perubahan cuaca. Pemerintah dan masyarakat perlu menjalankan langkah tersebut secara berkelanjutan.

“Saya berharap pemerintah dan masyarakat dapat bekerja sama menjalankan perannya masing-masing, mulai dari mengantisipasi dampak kabut asap, menjaga kebersihan lingkungan, hingga mempersiapkan infrastruktur untuk menghadapi perubahan musim,” pungkasnya.

(adv)