Dishub Samarinda Sayangkan Banyak Pengendara yang Melanggar Sistem Satu Arah di Jalan Camar dan Tekukur

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu

ANALITIKNEWS.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda telah memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) di Jalan Camar dan Jalan Tekukur sejak 12 April lalu.

Dishub juga telah memasang rambu-rambu yang jelas dan melakukan sosialisasi intensif.

Namun demikian, kondisi dilapangan masih kerap ditemukan pengendara yang nekat melawan arah, bahkan secara terang-terangan mengabaikan rambu lalu lintas.

Kepala Dishub Samarinda, Hotmarulitua Manalu, mengungkapkan keprihatinannya terhadap sikap sebagian warga yang belum memiliki kesadaran hukum dalam berlalu lintas.

“Penertiban sebenarnya sudah sering kali kita lakukan kita ini kan mau menuju kota peradaban tapi bagaimana mau mencapainya kalau masyarakat sendiri tidak mau berubah,”ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan kota yang modern dan beradab bukan hanya tugas pemerintah melainkan tanggung jawab bersama. SSA, katanya, bukan sekadar pengaturan arus kendaraan melainkan bagian dari proses pendidikan masyarakat tentang pentingnya disiplin.

“Masa kita harus terus menerus menyediakan petugas di titik harusnya ketertiban itu muncul dari kesadaran pribadi. Ketika terjadi kecelakaan masa masyarakat mau menyalahkan pemerintah,”tuturnya.

Fenomena melawan arah ini menunjukkan bahwa sebagian pengendara belum memahami makna aturan sebagai bentuk perlindungan bukan pembatasan. Padahal, sistem satu arah diberlakukan demi kelancaran dan keselamatan semua pengguna jalan.

Ia mengaku telah melakukan berbagai upaya untuk mengedukasi masyarakat, termasuk pemasangan rambu tambahan dan patroli rutin perubahan perilaku tidak bisa hanya bergantung pada tindakan represif.

“Kami sudah memasang rambu melakukan sosialisasi berkali-kali tapi masih ada yang bandel. Ini bukan sekadar soal aturan, ini soal karakter masyarakat,” pungkasnya.

(*)

Exit mobile version