Curah Hujan Tinggi dan Puncak Pasang Sungai Mahakam Jadi Penyebab Banjir di Samarinda, Andi Harun Minta Maaf ke Warga

Wali Kota Samarinda Andi Harun
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM – Tingginya curah hujan yang mengguyur Kota Samarinda pada Selasa (27/5/2025) lalu menyebabkan sejumlah kawasan terendam banjir.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan banjir yang melanda Ibu Kota Kaltim, bukan hanya dipengaruhi curah hujan, tetapi juga di waktu bersamaan terjadi puncak pasang Sungai Mahakam.

banner 325x300

“Curah hujan yang turun memang tinggi, tapi yang membuatnya jadi luar biasa adalah karena terjadi bersamaan dengan puncak pasang Sungai Mahakam ditambah hujan deras di hulu,” ujar Andi Harun.

Andi Harun menjelaskan, curah hujan mencapai 85 milimeter per detik bertepatan dengan pasang maksimum Mahakam. 

Hal ini mengakibatkan air sungai meluap ke daratan dan menahan aliran air hujan yang seharusnya masuk ke sungai.

“Air Mahakam bahkan melimpah ke Jalan Gajah Mada dan Slamet Riyadi ini bukan situasi yang biasa kita lihat,” katanya.

Andi Harun mengatakan pihaknya langsung mengerahkan seluruh perangkat daerah sejak dini hari untuk penanganan koordinasi juga dilakukan dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) dan instansi vertikal lainnya.

Meski demikian, ia menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang dirasakan masyarakat.

“Kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami tahu ada sekolah yang terpaksa menunda ujian aktivitas ekonomi terhenti, dan warga kesulitan beraktivitas,” katanya.

Ia juga menanggapi kritik terhadap pengendalian banjir di media sosial.

“Kami sadar banyak yang mempertanyakan tapi yang kami hadapi ini adalah fenomena alam yang tidak bisa diprediksi secara biasa kalau bukan karena pasang, air akan lancar ke sungai,” jelasnya.

Ia menegaskan komitmen Pemkot untuk terus memperkuat program pengendalian banjir. 

“Tidak bisa kita pungkiri belum sempurna. Tapi hasil dari upaya kita itu nyata,” pungkasnya.

(*)

1.081 Tayangan
banner 325x300