{"id":3564,"date":"2025-01-27T08:01:15","date_gmt":"2025-01-27T08:01:15","guid":{"rendered":"https:\/\/analitiknews.com\/?p=3564"},"modified":"2025-01-27T08:01:15","modified_gmt":"2025-01-27T08:01:15","slug":"p2mi-hingga-dpr-kecam-penembakan-pekerja-migran-indonesia-di-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/p2mi-hingga-dpr-kecam-penembakan-pekerja-migran-indonesia-di-malaysia\/","title":{"rendered":"P2MI hingga DPR Kecam Penembakan Pekerja Migran Indonesia di Malaysia"},"content":{"rendered":"<p><strong>ANALITIKNEWS.COM<\/strong> &#8211; Insiden penembakan yang melibatkan pekerja migran Indonesia (WNI) di perairan Malaysia pada Jumat, 24 Januari 2025 mendapat kecaman dari beragam pihak.<\/p>\n<p>Dalam peristiwa ini, satu orang dilaporkan tewas, sementara empat lainnya mengalami luka-luka setelah ditembak oleh petugas Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) saat patroli rutin di sekitar Tanjung Rhu, Malaysia.<\/p>\n<p>Menurut Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani, kejadian ini bermula saat petugas Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM) sedang melakukan patroli rutin di perairan Tanjung Rhu, Malaysia dan\u00a0menemukan sebuah kapal yang diawaki oleh lima orang WNI yang diduga terlibat dalam kegiatan tidak prosedural.<\/p>\n<p>Atas kejadian penembakan tersebut, satu orang tewas dan empat lainnya mengalami luka-luka.<\/p>\n<p>\u201cJadi kronologi kejadiannya berawal pada hari Jumat 24 Januari 2025 pukul 03.00 pagi di perairan Tanjung Rhu, Malaysia. Di mana saat itu patroli APMM tengah bertugas dan ada sebuah kapal yang ditumpangi atau diawaki oleh lima orang WNI Pekerjaan Migran Indonesia unprocedural,\u201d kata Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani.<\/p>\n<p>\u201cAtas nama Kementerian P2MI, saya Wakil Menteri P2MI Christina Aryani mengucapkan turut berduka mendalam atas meninggalnya seorang pekerjaan migran kita ini korban penembakan dan mendoakan agar 4 orang yang saat ini tengah dirawat bisa segera diberikan kesembuhan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, Christina Aryani juga mendesak Pemerintah Malaysia segera mengusut peristiwa ini dan mengambil tindakan tegas atas insiden penembakan ini.<\/p>\n<p>\u201dKami mendesak Pemerintah Malaysia segera mengusut peristiwa ini dan mengambil tindakan tegas terhadap petugas patroli Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia apabila terbukti melakukan tindakan yang melibatkan penggunaan kekuatan berlebihan atau\u00a0excessive use of force,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Penembakan pekerja imigran Indonesia ini juga mendapat kecaman dari Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.<\/p>\n<p>\u201cKami menyayangkan dan mengecam tindakan berlebihan (excessive use of force) yang dilakukan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM), otoritas maritim Malaysia, yang telah menewaskan 1 orang WNI tersebut,\u201d ujar Dasco dalam keterangannya, Senin (27\/1\/2025).<\/p>\n<p>Dasco turut berbelasungkawa atas meninggalnya satu WNI. DPR, jelas Dasco, akan memanggil Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) untuk mengkonfirmasi insiden berdarah.<\/p>\n<p>\u201cKami mendorong Kementerian P2MI untuk: 1. Membentuk tim investigasi untuk mengungkap insiden berdarah tersebut secara transparan. 2. Melakukan pendampingan hukum terhadap korban penembakan. 3. Mengatur pemulangan jenazah korban penembakan untuk dimakamkan di kampung halamannya,\u201d jelas Dasco.<\/p>\n<p><strong>(*)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ANALITIKNEWS.COM &#8211; Insiden penembakan yang melibatkan pekerja migran Indonesia (WNI) di perairan Malaysia pada Jumat,&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3565,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"googlesitekit_rrm_CAowhrbCDA:productID":"","kia_subtitle":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1153,1154,1152],"newstopic":[],"class_list":["post-3564","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-malaysia","tag-pekerjaan-migran-indonesia","tag-wni"],"amp_enabled":true,"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3564"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3564\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3566,"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3564\/revisions\/3566"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3565"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3564"},{"taxonomy":"newstopic","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.analitiknews.com\/amp\/wp-json\/wp\/v2\/newstopic?post=3564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}