Perdana Menteri Israel Marah Rudal Iran Hantam Rumah Sakit

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu
banner 120x600
banner 468x60

ANALITIKNEWS.COM –  Konflik antara Iran dan Israel kini memasuki babak baru yang lebih mematikan, setelah serangkaian serangan langsung dilancarkan oleh kedua negara pada pertengahan Juni 2025. 

Serangan tersebut menandai pergeseran dari perang proksi menjadi konfrontasi terbuka antara kedua negara.

banner 325x300

Serangan terbaru Iran menghantam beberapa lokasi di Israel, termasuk rumah sakit terbesar di selatan negara itu, kata Pasukan Pertahanan Israel, Kamis pagi (19/6/2025).

Perdana Menteri (PM) Israel, Benjamin Netanyahu mengungkapkan kemarahannya atas serangan yang diluncurkan Iran.

Dia mengancam bahwa Iran akan “membayar harga yang mahal” atas serangan pada Kamis (19/6) tersebut.

“Pagi ini, para diktator teroris Iran menembakkan rudal ke Rumah Sakit Soroka di Beer Sheva dan ke warga sipil di pusat negara. Kami akan membuat para tiran di Teheran membayar harga yang mahal,” tulis Netanyahu dalam sebuah posting di media sosial X, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (19/6/2025).

Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Israel Sharren Haskel menyebut serangan Iran terhadap rumah sakit itu sebagai “disengaja” dan “kriminal”. 

Hal ini disampaikannya setelah Iran kembali menembakkan rentetan rudalnya, termasuk rudal balistik, ke Israel.

“Iran baru saja menyerang Rumah Sakit Soroka di Be’er Sheva dengan rudal balistik. Bukan pangkalan militer. Sebuah rumah sakit. Ini adalah pusat medis utama untuk seluruh wilayah Negev di Israel. Disengaja. Kriminal. Sasaran sipil. Dunia harus bersuara,” tulis Sharren Haskel di X.

(*)

banner 325x300